Okedaily.com, Sumenep – Aksi demo dari Koalisi LSM Sumenep untuk mendesak BK DPRD (Badan Kehormatan DPRD Sumenep) bersikap soal video mesum mirip anggota DPRD Kota Keris, Kamis pagi (2/9) kemarin, Gatot alias gagal total.
Rencana demo Koalisi LSM Sumenep terkait video mesum ke Gedung DPRD Sumenep, tentu saja mengundang minat para pemburu berita untuk meliputnya. Sejak pagi, gedung dewan telah dikerubungi oleh wartawan, baik dari media online, cetak, hingga televisi nasional yang sudah siap sedia.
Karena berdasarkan dari video rencana aksi yang sudah viral. Sang jubir Koalisi LSM Sumenep, Aliyatin akan menyoroti banyak hal soal perilaku pak dewan. Bukan hanya soal pemberitaan video mesum yang mirip anggota DPRD Sumenep. Tetapi juga soal perilaku pak dewan yang melakukan aksi cerai dengan si istri siri via WhatsApp juga menjadi materi demo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Satu per satu petugas pengamanan dari Polres Sumenep mulai berdatangan, lengkap dengan pasukan bersenjatanya. Dari kejauhan terlihat pick-up yang bermuatan sound tiba, dan polisi bersiaga dengan mulai berbaris menjaga aksi demo video mesum Koalisi LSM Sumenep.
Lama menunggu, sound di atas pick-up tidak kunjung berbunyi, dan tiada satu pun peserta aksi dari Koalisi LSM Sumenep yang terlihat batang hidungnya.
Melihat hal itu, teman-teman kuli tinta mulai mencium gelagat yang aneh. Satu sama lain mulai bertanya, kemana rombongan aksi demo? Kok hanya mobil pick-upnya saja yang nongol.

Menurut Edo, panggilan beken Daniel, jika aksi demo soal video mesum dari Koalisi LSM Sumenep itu urung berlangsung karena ada surat pembatalan dari peserta aksi. Edo lalu melanjutkan, Kasat Intelkam juga tidak mengetahui siapa yang menyerahkan surat pembatalan tersebut ke Polres Sumenep
Selain sebagai pewarta senior Edo, yang juga kenyang sebagai aktivis di Malang menjelaskan, “tidak semudah itu bagi jiwa aktivis aksi demo digagalkan sendiri. Kecuali ada insiden besar, misalnya saja korlap diculik, otak demonstran hilang, dll,” jelasnya.
“Sebelum akasi demo digelar ada konsolidasi untuk sebuah gerakan mobilisasi massa. Ini butuh maping potensi, amunisi, tabulasi data base dan berbagai sumber informasi, strategi serta taktik. Master plan-nya panjang,” urai Edo.
Edo juga mengakui dirinya belum paham, kenapa demo video mesum itu gagal secara tiba-tiba. Karena menurutnya, planning dan timing rencana aksi itu pasti sudah matang dan diperhitungkan dari semua lini.
“Entah ini dibatalkan atau ditunda saja waktunya. Jika ditunda sampai kapan, maaf cuma nanya saja? Soalnya sedari pagi teman-teman berada disini (Gedung DPRD Sumenep,red).” Tanya Edo sambil tersenyum simpul.
Terpisah, Mashudi Sekretaris AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia) Sumenep, ikut menanggapi gagalnya aksi demo dari Koalisi LSM Sumenep.
“Jujur saja saya kecewa terkait gagalnya demo oleh Koalisi LSM Sumenep. Tetapi yang lebih penting terkait video nikmat itu adalah, titik terang yang tertunda dalam teka-teki pengungkapan siapa pemeran film dewasa yang sedang viral seantero Bumi Arya Wiraraja ini,” katanya.
Lebih lanjut Mashudi mengatakan, hal tersebut bukan perkara sulit untuk diungkap, hanya saja Badan Kehormatan DPRD Sumenep tidak ada keseriusan untuk mengusut tuntas isu negatif yang sudah jelas mencoreng marwah dewan yang katanya terhormat itu.
“Eman lah citra ternodai dengan begitu saja. Mosok iyo, BK bobok sih mas? Suruh mereka ke mabes pusda (warkop depan Perpusda Sumenep,red) biar kami ajarin cara mengatasi persoalan ini, jadi wakil rakyat kok leha-leha doang kerjanya,” ucap Mashudi ketus.
Aliyatin sempat membalas sapaan Okedaily.com dalam sebuah perbincangan di WAG Dapur Berita Sumenep.
“Alhamdulillah sehat berkat do’a teman teman. Dan saya yakin ini pertanyaan basa-basi. Dan pertanyaan selanjutnya akan bertanya kenapa demo gagal?” Tukasnya.
“Walaupun saya jawab dengan jujur. Insyaallah adikku tdk akan percaya. Dan akan bilang begini benarkah itu senior? Jangan-jangan senior telah terima duit. Dan akan bilang lagi uangnya bukan ecek ecek tapi beeeesaaaaar. Iyakan?” Pungkas Aliyatin Sang Jubir Koalisi LSM Sumenep.








![Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260426_144930-225x129.jpg)

![Kades Imrah (tengah) menggunakan rompi merah jambu khas kejaksaan, tersangka dugaan korupsi. ©okedaily.com [foto: Wahyudi Limadetik]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260423_183747-225x129.jpg)






![Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. ©okedaily.com [dok: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260319_033856-360x200.jpg)
![Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. ©Okedaily.com [dok. pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250727_200551-e1753622116131.jpg)