PB Imabara Serukan Perusahaan Industri di Lingkungan Kabupaten Batu Bara Kurangi Emisi Karbon

- Editorial Team

Rabu, 27 April 2022 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : Perusahaan Industri yang tidak ramah lingkungan. ©Pandi_Nagara

Ilustrasi : Perusahaan Industri yang tidak ramah lingkungan. ©Pandi_Nagara

OKEDAILY.COM Menjamurnya perusahaan industri di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi atensi banyak kalangan, salah satunya dari Pengurus Besar (PB) Imabara singkatan dari Ikatan Mahasiswa Batu Bara.

Atensi PB Imabara ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 2022, yang diselenggarakan pada, Selasa (26/4) kemarin, di sekretariat PB Imabara.

PB Imabara dan Perhimpunan mahasiswa Pemuda Batu Bara menggelar diskusi dan konsolidasi yang bertajuk “Dampak Industri Terhadap Lingkungan dan Alam Sekitar Kita”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PB Imabara Bidang Pengelolaan SDA dan Lingkungan Hidup, Khairia, dengan serius mengingatkan perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Batu Bara untuk menurunkan emisi karbon, guna mencegah dampak perubahan iklim yang lebih parah.

Baca Juga :  BPBD Sumatera Utara Dukung Penuh Kegiatan Festival Sungai Denai

Menurutnya, dengan perubahan iklim yang disebabkan atas emisi karbon industri itu, tentu sangat membahayakan ekosistem laut. Kasuistik seperti itu, sambung dia, akan berdampak terhadap perubahan suhu dan kenaikan permukaan laut.

“Perubahan iklim ini tentu sangat berbahaya, dengan penaikan suhu itu akan mengakibatkan naiknya permukaan laut. Tentunya itu akan membunuh sebagian besar kehidupan laut, serta merusak ketahanan pangan,” kata Khairia,  kepada okedaily.com, Rabu (27/4) sore, dalam keterangan tertulisnya.

Emisi karbon yang berlebihan, imbuh Khairia, akan memberikan dampak yang negatif bagi kehidupan di bumi, seperti kekeringan dan berkurangnya sumber air bersih.

“Ketika ini dibiarkan, akan timbul cuaca ekstrim atau bencana alam, seperti perubahan produksi rantai makanan dan berbagai kerusakan alam lainnya,” tukasnya.

Apa yang dikatakan Khairia, senada dengan penyampaian Ketua Umum PB Imabara, Nazli Aulia, bahwa masih banyak perusahaan di Kabupaten Batu Bara yang tidak ramah lingkungan.

Baca Juga :  Inovasi Pemkot Solo dalam Menyikapi PHK

Aulia, sapaan karib Ketum PB Imabara menilai, perusahaan-perusahaan yang tidak ramah terhadap lingkungan itu, terkesan mengabaikan kewajiban yang di perintahkan oleh undang-undang.

“Kita ingin Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang dalam hal ini, DLH (Dinas Lingkungan Hidup, red) segera lakukan pendataan dan penindakan kepada perusahaan yang tidak menjalankan perintah undang-undang,” ujar Aulia.

Lebih lanjut Aulia meminta, kepada Pemerintah setempat untuk segera melakukan pengkajian tentang besarnya emisi karbon yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Batu Bara.

“Maka dengan adanya data-data itu, Pemerintah Kabupaten Batu Bara dapat melakukan kebijakan tentang pelestarian hutan agar keseimbangan tercapai,” tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, okedaily.com belum berhasil mendapatkan keterangan resmi dari pihak-pihak terkait, guna memenuhi verifikasi dan keberimbangan produk jurnalistik.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi
Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer
Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan
Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo
Sang Jenderal yang Tak Menunggu Telepon
Membedah Tuntutan Iran dan Inkonsistensi Trump di Selat Hormuz

Related News

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:54 WIB

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:13 WIB

Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

Senin, 13 Juli 2026 - 22:34 WIB

Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Latest News

Penyerahan bantuan dari PPM HCML 2026 kepada 5 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Desa Kalowang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan setempat. ®okedaily com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:10 WIB

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB