Aliansi BEM Pesantren dan BEM se-Sumatera, Desak Presiden Batalkan Kenaikan Harga BBM

- Redaksi

Sabtu, 10 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi BEM Pesantren bersama BEM se-Sumatera Selatan aksi tolak kenaikan harga BBM. ©okedaily.com/Hainor Rahman

Aliansi BEM Pesantren bersama BEM se-Sumatera Selatan aksi tolak kenaikan harga BBM. ©okedaily.com/Hainor Rahman

OKEDAILY, SUMSEL Halaqah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren se-Indonesia wilayah Pulau Sumatera bersama BEM se-Sumatera Selatan menggelar aksi di Simpang 5 DPRD Kota Palembang pada, hari Kamis (08/09/22).

Bersama dengan ratusan demonstran, serentak menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai sangat membuat sengsara dan mempersulit rakyat.

Ketua Lajnah Kaderisasi Regenerasi BEM Pesantren Se-Indonesia Wilayah Pulau Sumatera, Muhammad Azhari bersama Aliansi BEM Se-Sumatera Selatan dengan tegas mendesak kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membatalkan kenaikan harga BBM, mengingat hal itu sudah terjadi di setiap wilayah negeri ini.

“Indonesia saat ini belum pulih dari covid19 yang membuat perekonomian hingga saat ini masih belum stabil, namun pemerintah dengan kekuasaannya begitu mudah berdalih untuk menaikkan harga BBM ditengah krisis finansial yang dialami oleh Masyarakat,” ujar Muhammad Azhari.

Penolakan ini dilanjut dengan penolakan terhadap bantuan pemanis dari pemerintah dengan BLT, BSU, dan bantuan angkutan umum karena sudah kerap kali terjadi penyaluran yang tidak tepat sasaran.

“Pemerintah dengan mudah mengelabuhi masyarakat, dengan bantuan-bantuan yang di salurkan sebagai pemanis dengan jangka waktu yang sangat sebentar, jika pemerintah hanya memikirkan kemegahan-nya sendiri, maka kami rakyat menuntut dengan tegas Kepemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan harga BBM serta mengevaluasi Mentri ESDM, Mentri Keuangan serta Direksi Pertamina,” tegas Ketua Dema IAIQI Indralaya Itu.

Baca Juga :  Restrukturisasi dan Penguatan, BEM Nusantara Daerah Jatim Gelar Rakerda di UIN SATU

Dengan melihat kondisi saat ini solusinya bukan malah pemerintah menaikkan harga BBM, karena ini hanya akan mempersulit rakyat Indonesia. Kata dia, seharusnya pemerintah mengevaluasi kebijakan dalam pendistribusian serta mereformasi Direksi Pertamina yang nampaknya tidak mampu mengelola minyak Indonesia.

“Atas nama rakyat kami Halaqoh BEM Pesantren Se-Indonesia meminta para pejabat menolak bersama kenaikan BBM dan mendesak Presiden RI untuk mengeluarkan Perpres (Peraturan Presiden) pengalihan atau alokasi pembangunan nasional pada APBN,” tukasnya.

Baca Juga :  BEM Nusantara DIY Kawal Pemilu 2024 Dengan Prinsip Kebangsaan

Sejumlah tuntutan BEM Pesantren :
1. Menolak kenaikan harga BBM
2. Menolak pasal-pasal kontroversial dalam RKUHP
3. Menolak semua bentuk operasi judi
4. Mendesak Kapolda Sumsel untuk menindak tegas pelaku kekerasan jalanan dan perusak fasilitas umum.

Aliansi BEM se-Sumatera Selatan Menuntut :
1. Mendesak Presiden Joko Widodo membatalkan kenaikan harga BBM
2. Mendesak Presiden Joko Widodo mengusut dugaan mafia Migas yang menyebabkan kebocoran subsidi BBM
3. Mendesak DPRD Sumatera Selatan untuk menolak kenaikan harga BBM dan mengalihkan tunjangan sebagai anggota DPRD kepada rakyat kecil selama kenaikan harga BBM tidak dibatalkan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan
RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026
Pemkab Sumenep Genjot Holtikultura lewat HDDAP

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:38 WIB

SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos

Rabu, 29 April 2026 - 16:45 WIB

Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terbaru

Uncategorized

DK88 No Deposit Bonus Steps and Methods for U.S. Players

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:29 WIB