BEM Nusantara DIY Gelar Demonstrasi Turunkan Jokowi-Ma’ruf Atas Naiknya Harga BBM

- Editorial Team

Jumat, 9 September 2022 - 12:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta menolak kenaikan harga BBM. ©okedaily.com/Hainor Rahman

Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta menolak kenaikan harga BBM. ©okedaily.com/Hainor Rahman

OKEDAILY, JOGJA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar demostrasi di pertigaan revolusi UIN Yogyakarta, Kamis (08/09/22).

Terdiri dari ratusan demonstran, kompak sorakkan penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai sangat menyengsarakan rakyat.

Koordinator Daerah (Korda) BEM Nusantara DIY, Dede Wahyudi mendesak keras kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo, untuk membatalkan kenaikan harga BBM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan kondisi perekonomian yang masih belum stabil pasca pandemi covid19, hal ini sangat membebani masyarakat kecil. Oleh karenanya, kami menolak disogok dengan BLT BBM karena sudah sering kali terjadi penyaluran tidak tepat sasaran,” ucap Dede.

Baca Juga :  Bersama AHB, Ketum Hipmi PT Sumut : Apapun Dinamikanya Tetap Solid

Ia juga menambahkan, “Untuk itu jika pemerintah tidak mampu menurunkan tarif harga BBM maka kami BEM Nusantara DIY memaksa Jokowi Ma’ruf untuk turun,” tegas Dede.

Koordinator umum aksi, Syafaat Taslim menjelaskan BBM merupakan bahan yang berperan penting dalam sentral kehidupan masyarakat Indonesia.

Segala sirkulasi kehidupan membutuhkan BBM mulai dari kebutuhan primer, sekunder maupun tersier. Taslim mengatakan dari adanya subsidi sebelumnya tidak pula tepat sasaran.

Baca Juga :  Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial

“Selain itu dari data yang ada subsidi energi belum sepuhnya tepat sasaran dan kurang efektif menurunkan kemiskinan serta ketimpangan pertalite masih banyak dinikmati masyarakat mampu berdasarkan susenas 2020,” ungkapnya.

Tambahnya, dari BBM subsidi tidak tepat sasaran harusnya Pemerintah itu mengevaluasi kebijakan pendistribusiannya, bukan sebaliknya menaikan harga BBM.

“Maka dari itu kami BEM Nusantara DIY atas dasar keresahan rakyat Indonesia kami menuntut agar pemerintah bisa mempertimbangkan dan mengevaluasi ulang terkait kebijakan yang ditetapkan. Dengan tegas kami menolak kenaikan harga BBM,” kecamnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Bakal Datang Esok, Pemuda Pulau Sapudi: Hati-Hati Pak, Jalan Berombak, BBM Mahal

Adapun tuntutannya sebagai berikut :
1. Menolak kenaikan harga BBM
2. Menolak pasal-pasal kontroversial dalam RKUHP
3. Menolak semua bentuk operasi judi
4. Mendesak Kapolda DIY untuk menindak tegas pelaku kekerasan jalanan dan perusak fasilitas umum.

“Kami inginkan kehidupan masyarakat yang sejahtera,” tutup Taslim.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News