Dibawah Komando BEM Nusantara Jatim, Kompak 125 Kampus Lakukan Aksi Akbar

- Redaksi

Minggu, 11 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKEDAILY, JATIM Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Jawa Timur (Jatim) yang terdiri dari 125 kampus pada, Jum’at (9/9) kemarin, melakukan aksi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Selain penolakan terhadap kenaikan harga BBM, mereka juga meminta SKK Migas Jabanusa untuk melakukan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak bumi secara maksimal.

“Aksi tersebut yang dicentralkan di Surabaya kali ini adalah bottom up isu dan rekomendasi kawan-kawan yang sudah melakukan aksi di Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Timur,” ungkap Korda BEM Nusantara Jatim, Syahrul Ihza Ramadhan.

Ia juga mengatakan dalam gelaran aksi ini tak tanggung-tanggung memobilisasi masa aksi dari seluruh Universitas di Jawa Timur. Apabila tuntutan yang dibawa tidak kunjung diamini, maka dipastikan akan ada aksi lebih besar lagi.

“Pada aksi jumat ini kami menghadirkan ketua BEM di tiap universitas diseluruh jawa timur yang merupakan representasi seluruh mahasiswa di kampusnya masing-masing. Jika tuntutan rekomendasi yang sudah kami ajukan tidak diindahkan oleh SKK Migas maka kami akan melakukan aksi dengan masa yang jauh lebih banyak dari mahasiswa di 38 Kabupaten/Kota,” ujar Syahrul.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Sumenep Evaluasi Program Disbudporapar, Fokus Rencana 2026

Senada dengan syahrul, Moch Choirul Anam selaku Koordinator lapangan aksi menjabarkan beberapa rekomendasi yang menjadi poin tuntutan BEM Nusantara Jatim, antara lain :

  1. Menuntut SKK Migas membuat usulan kebijakan strategis dan rencana kerja dalam rangka penyelenggaraan dan pengelolaan kegiatan usaha hulu dan minyak bumi agar serapan potensi dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat
  2. SKK Migas berkomitmen meningkatkan peran industri hulu migas dalam perekonomian nasional
    SKK Migas harus kritis atas situasi dan kondisi di lapangan, serta kreatif dalam menyelesaikan permasalahan kurangnya produksi minyak untuk kebutuhan masyarakat.
Baca Juga :  PMII Probolinggo Menganggap Serampangan Survei IPI Terhadap Instansi Polri

Choirul pun dengan tegas mengatakan SKK Migas Jabanusa dalam hal ini harus tanggung jawab atas migas yang dibutuhkan masyarakat.

“SKK migas juga harus turut andil bertanggung jawab akan terpenuhinya pasokan minyak dari hulu ke hilir demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat,” tegas Choirul.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB