Wartawan Kota Keris Dianiaya Mantan Kades Batuampar, Ketua SMSI Sumenep Angkat Bicara

- Editorial Team

Senin, 27 Maret 2023 - 18:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi. ©Okedaily.com/Ist

Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, MADURA – Perbuatan arogansi mantan Kepala Desa Batuampar, RB. Mohammad Farid Rofik, disinyalir dengan sengaja mengintimidasi dua orang yang berprofesi wartawan di Kabupaten Sumenep, mendapat kecaman dan sorotan dari sesama teman se-profesi, hingga sejumlah pengacara.

Peristiwa penganiayaan terhadap Wartawan Sumenep yang juga merupakan anggota AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia) DPC Sumenep itu terjadi di kediaman mantan Kepala Desa Batuampar, pada Minggu (26/3) kemarin.

Atas kejadian brutal terhadap wartawan kabaroposisi.net dan koran patroli, yang melukai satu wartawan berinisial MW tersebut, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Wahyudi ikut angkat bicara sekaligus mengecam aksi bar-bar mantan Kades dimaksud.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh seorang warga atau yang dijadikan narasumber oleh teman-teman wartawan, jika memang si sumber tadi tidak mau diwawancara, ya ditolak saja, tapi jangan pakai kekerasan. Karena itu jelas salah,” katanya, Senin (27/3).

Baca Juga :  Wartawan Sumenep Dianiaya Mantan Kepala Desa Batuampar Saat Investigasi

Kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan kata Wahyu sapaan akrabnya, memang sangat rentan terjadi ketika kesalahpahaman timbul akibat komunikasi wartawan yang kadang tidak difahami secara utuh. Bahkan pemikiran miring terhadap wartawan dari orang orang yang tidak faham selalu menjadi bagian tantangan tersendiri.

“Kadang juga teman-teman wartawan itu kalau hendak konfirmasi ke narasumber, sudah dipikirkan macam-macam, tidak jarang difikirkan wartawan ini kebanyakan hanya cari duit saja atau pentingnya uang saja, ini sebenarnya pemikiran yang salah,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Wahyu, wartawan adalah mitra bagi siapa saja, selama dalam koridor kebaikan untuk kepentingan bersama, itu karenanya, dia mendukung agar peristiwa ini diselesaikan secara hukum dan tidak bisa dibiarkan selesai begitu saja.

Baca Juga :  Kebiadaban Mantan Kepala Desa Batuampar Pelaku Penganiayaan Wartawan Sumenep

“Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, adalah memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan. Maka tentu bila kekerasan yang dilakukan, harus diselesaikan di meja hukum untuk memberikan pembelajaran bagi siapa saja yang arogan,” tegasnya.

Pria yang kini menjabat sebagai Direktur Pemberitaan Limadetik.com itu juga berjanji akan ikut mengawal kasus kekerasan terhadap dua orang yang berprofesi sebagai wartawan di Polres Sumenep, bahkan dia akan mendorong untuk dilaporkan ke Polda Jatim jika lambat direspon Polres Sumenep.

“Saya insyaallah akan ikut serta memantau dan mengawal, sekaligus mendesak aparat penegak hukum agar kasus ini segera diproses,” tukasnya.

Baca Juga :  UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Tindakan tegas kepada pelaku penganiayaan terhadap Wartawan Sumenep, harus diambil dan memastikan bahwa pewarta dapat melaksanakan tugas mereka dengan aman dan tanpa gangguan.

Sementara hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan secara resmi dari terduga pelaku penganiayaan terhadap Wartawan Sumenep yakni mantan Kades Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal
Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Related News

Minggu, 1 November 2026 - 23:44 WIB

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB