Penemuan Sesosok Bayi Terjadi Kembali di Sumenep, Ini Lokasi Kejadiannya

- Editorial Team

Selasa, 4 April 2023 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesosok bayi perempuan yang ditemukan oleh warga, kini dalam pangkuan petugas Puskesmas Pasongsongan. ©Okedaily.com/Ist

Sesosok bayi perempuan yang ditemukan oleh warga, kini dalam pangkuan petugas Puskesmas Pasongsongan. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, MADURA – Telah ditemukan sesosok bayi di Dusun Dabada Desa Padangdangan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sosok bayi yang membuat heboh tersebut adalah berjenis kelamin perempuan.

Kepala Desa Padangdangan, Mohammad Maskon, langsung mendatangi lokasi kejadian ditemukan bayi tersebut setelah menerima laporan dari warganya. Bayi jenis kelamin perempuan itu diketahui memiliki berat badan 2,7 Kg, dan panjang badan 48 cm.

Ia menuturkan kronologi penemuan bayi tanpa dosa itu bermula, pada Senin (3/4/2023) sekira pukul 21.45 WIB, sewaktu dirinya melintas di jalan dusun Dabada, tiba-tiba sudah ada kerumunan warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tunjuk-tunjuk Ganjar, Kode Penggantinya?

Menurutnya, berdasarkan informasi warga sekitar bahwa Ketua Yayasan Diyaurrahman, K. Hafid Bahar yang pertama kali mengetahui keberadaan bayi perempuan tanpa dosa tersebut.

“Waktu saya melintas banyak orang yang berkumpul di depan teras Madrasah Diyaurrahman, yang mana sesuai informasi bahwa Kyai Bahar telah menemukan bayi,” ujar Maskon, Selasa (4/4/2023).

Penemuan Sesosok Bayi Terjadi Kembali di Sumenep, Ini Lokasi Kejadiannya
Nyai Lutfiyah saat menunjukkan titik penemuan bayi perempuan di teras Madrasah Diyaurrahman, kepada anggota Polsek Pasongsongan Polres Sumenep. ©Okedaily.com/Ist

Dijelaskan Maskon, awalnya Kyai Bahar mendengar suara tangisan bayi, kemudian memberi tahu istrinya yakni Nyai Lutfiyah, untuk diminta batuan mencari sumber suara tangisan bayi tersebut.

Baca Juga :  Bamus DPRD Sumenep Tetapkan Jadwal Pembahasan LKPJ Bupati 2024 dan Raperda

“Ternyata arah tangisan dari arah timur, dari rumah yang mana jarak rumah dengan Madrasah sekitar 30 meter, kemudian Nyai Lutfiyah mengambil senter dan mencari suara tangisan bayi tersebut dan ditemukan di depan teras sisi timur Madrasah,” katanya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bayi perempuan malang itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kain warna hitam. Ketika kain tersebut dibuka, ternyata masih lengkap dengan ari-arinya.

Kendati demikian, Nyai Lutfiah memberi tahu kepada salah satu dukun peranakan setempat, Hj. Ama. “Bersama warga sekitar untuk mengambil atau menolong bayi tersebut, dan dibawa pulang untuk dimandikan, lalu dirawat sementara waktu oleh Ibu Sumiyati,” tutup Maskon.

Baca Juga :  Massa Aksi Tidak Ditemui Bupati Sumenep, Kabag Umum: Surat Pemberitahuan Aksi Tak Bertanggal

Sementara setelah mendapat aduan dari masyarakat, pada Selasa (4/4/2023) sekira pukul 08.30 WIB, anggota Polsek Pasongsongan mendatangani lokasi penemuan bayi terebut, dan selanjutnya dibawa ke UPT Puskesmas setempat guna dilakukan tindakan medis.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News