774 Koperasi Aktif di Sumenep, Pemkab Dorong Digitalisasi untuk Keberlanjutan

- Editorial Team

Sabtu, 8 Maret 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, saat bincang santai tentang koperasi di ruang kerja. ©Okedaily.com

Kepala Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, saat bincang santai tentang koperasi di ruang kerja. ©Okedaily.com

OkeDaily.com – Hingga akhir tahun 2024, jumlah koperasi di Kabupaten Sumenep, Madura, mencapai 1.565 unit. Namun, dari angka tersebut, hanya 774 koperasi yang masih aktif, sementara 791 lainnya tidak beroperasi.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab banyaknya koperasi tidak aktif adalah kurangnya pemahaman pengelola mengenai tata kelola koperasi yang baik.

Baca Juga :  Adakan Sekolah Anggaran, Zia Ulhaq Menduga APBD Probolinggo Menyimpan Borok

“Banyak koperasi yang didirikan tanpa kesiapan matang. Akibatnya, koperasi tidak berjalan sesuai jati dirinya,” ujarnya dalam wawancara eksklusif baru-baru ini.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan terus mendorong koperasi agar mengadakan penyuluhan sebelum resmi beroperasi. Selain itu, regenerasi pengurus menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.

Adapun salah satu solusi yang ditawarkan adalah meningkatkan keterlibatan pemuda dan pemudi dalam kepengurusan koperasi, guna menjaga keberlanjutan organisasi.

Baca Juga :  Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?

Menurut Ramli, digitalisasi koperasi menjadi langkah strategis yang harus dan segera diterapkan agar koperasi di Kabupaten Sumenep tetap relevan di era modern saat ini.

Pemanfaatan teknologi, kata dia, seperti aplikasi laporan keuangan yang dikembangkan oleh Kementerian Koperasi RI, diharapkan dapat membantu pengelola koperasi dalam menyusun laporan neraca dan laba rugi dengan lebih mudah.

Di sisi lain, sambungnya, Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep berkomitmen ke depan dalam upaya pembinaan terus dilakukan untuk mengurangi jumlah koperasi tidak aktif.

Baca Juga :  Baznas Sumenep, Lembaga Amal atau Agensi Pencitraan?

“Sementara jika sebuah koperasi masih memiliki potensi berkembang, pemerintah akan memberikan bimbingan. Namun, bagi koperasi yang tidak bisa lagi dibina, pembubaran menjadi langkah terakhir,” tutupnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan koperasi di Kabupaten Sumenep bisa lebih sehat dan berkembang, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat setempat.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News