Ratusan Desa di Sumenep Wajib Alokasikan 20 persen DD untuk Ketahanan Pangan

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, saat bincang alokasi dana desa 20 persen untuk ketahanan pangan. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, saat bincang alokasi dana desa 20 persen untuk ketahanan pangan. ©Okedaily.com/Bang_dJ

OkeDaily.com Sebanyak 330 desa di Kabupaten Sumenep, Madura, diwajibkan mengalokasikan paling rendah 20 persen Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan.

Kebijakan minimal 20 persen ini sesuai dengan Permendes Nomor 2 Tahun 2024 yang memiliki tujuan untuk mendorong swasembada pangan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Sumenep Cairkan Dana Desa Tahap Pertama, BLT Dibayar Sekaligus Tiga Bulan

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, pada Jum’at (14/3), bahwa alokasi dana ini akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Anwar, langkah pertama yang akan dilakukan penyesuaian DD 20 persen dalam ketahanan pangan adalah memastikan kesiapan Bumdes dalam mengelola program tersebut.

“Alhamdulillah, kami sudah menyampaikan kebijakan ini, dan desa-desa sudah melakukan penyesuaian. Nantinya, ketahanan pangan ini akan dijalankan oleh BUMDes,” ujar Anwar, kerap disapa.

Baca Juga :  SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos

Anwar, juga memastikan bahwa usaha yang dijalankan BUMDes sesuai dengan sektor ketahanan pangan, baik di bidang pertanian, peternakan, maupun perikanan, dengan melibatkan lembaga ekonomi desa lainnya.

Jika program ini berjalan optimal, sambung dia, diharapkan dapat memperkuat potensi desa dalam sektor ketahanan pangan sesuai asta cita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Program ini bisa melibatkan banyak orang dan mengangkat perekonomian desa,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tren BUMDes di Kabupaten Sumenep Menjamur

Lebih lanjut dikalimatkan Anwar, bahwa dari implementasi program ketahanan pangan ini, diperkirakan akan menyerap sekitar lima ribu tenaga kerja di sektor perekonomian desa tersebut.

Selain itu, dengan berjalannya program ketahanan pangan ini, ujar Anwar, diperkirakan perputaran uang yang terjadi mencapai Rp 67 miliar per tahun di 330 desa yang terlibat.

“Dengan BUMDes yang bergerak di peternakan, perikanan, dan pertanian, uang akan berputar dalam satu tahun mencapai sekitar Rp 67 miliar. Ini berputar di desa-desa, melibatkan tenaga kerja lokal dan lembaga desa,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pembuatan SPK Diduga Jadi Bancakan di Disbudpora Sumenep

Adapun dampak positif melalui kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan desa, meningkatkan perekonomian masyarakat, membuka lapangan kerja bagi ribuan warga, dan mengoptimalkan peran BUMDes dalam pembangunan ekonomi desa.

Oleh karena itu, harapan ke depan, Kabupaten Sumenep dapat semakin mandiri dalam hal ketahan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB