Ciri BUMDes Sehat Berkontribusi Terhadap PADes

- Editorial Team

Sabtu, 26 Maret 2022 - 22:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Publik inginkan audit penyertaan modal BUMDes. ©foto/ilustrasi

Publik inginkan audit penyertaan modal BUMDes. ©foto/ilustrasi

SUMENEP – Keberadaan ratusan BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa yang telah terbentuk se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, nampak belum kesemuanya mampu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Pasalnya, keberadaan ratusan BUMDes yang sudah terbentuk tersebut, belum sehat secara keseluruhan. Seperti yang dikatakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep beberapa hari lalu.

Dinas PMD Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Kerjasama Desa mengatakan, kategori BUMDes aktif dapat dilihat dari kelengkapan pengurusnya dan memiliki unit usaha.

“Jadi kalau aktif ini (BUMDes, red), artinya dari pengurus-pengurusnya juga lengkap semua. Kemudian yang kedua juga sudah ada unit usaha yang jalan, ini sudah bisa disebut aktif,” dalih Fadholi, S.T., M.T., Kamis (10/3/2022).

Terkait BUMDes aktif dan sehat secara spesifik, Fadholi menjelaskan, dapat dikategorikan demikian apabila sudah produktif sehingga mampu menghasilkan atau berkontribusi terhadap PADes.

“Tapi kalau yang sudah produktif atau yang sudah sehat ini, artinya mereka sudah bisa menghasilkan PADes,” jelas Kabid Pemberdayaan Usaha dan Kerjasama Desa, Fadholi, yang baru menjabat beberapa bulan lalu.

Memang, imbuh Fadholi, ada beberapa Desa di Kabupaten Sumenep yang sudah berkontribusi terhadap PADes. Sekalipun masih jauh dari kata sempurna, setidaknya ada income bagi hasil dengan Desa.

“Misalnya, ada yang 1juta hingga 5juta setiap tahunnya, itu berarti kita katakan itu sudah sehat. Kenapa, karena sudah mampu memberikan PADes pada Desa-Desa tersebut,” tukasnya.

Ketika kita melihat dan mendengar dari penjelasan Fadholi tersebut, indikator BUMDes sehat ialah adanya kontribusi pada PADes walaupun masih minim dibandingkan dengan penyertaan modal yang dialokasikan oleh Pemerintah Desa.

Baca Juga :  Gudang Penyimpanan Minyak Goreng Jumlah Fantastis, John Nababan : Sedang Kami Dalami

Maka dari itu diharapkan, semua komponen yang terlibat di dalam BUMDes tersebut, harus mampu melakukan kerja sama yang baik demi pengembangan dan kelangsungan hidup usahanya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal
Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Related News

Minggu, 1 November 2026 - 23:44 WIB

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB