Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Akibat Pemadaman Bergilir Warga Pulau Raas Resah, PLN 24 Jam Masih Jadi Mimpi

Avatar of Okedaily
×

Akibat Pemadaman Bergilir Warga Pulau Raas Resah, PLN 24 Jam Masih Jadi Mimpi

Sebarkan artikel ini
Akibat Pemadam Bergilir Warga Pulau Raas Resah, PLN 24 Jam Masih Jadi Mimpi
Nampak dari depan bangunan PLN PLTD Raas. ©foto/ist

SUMENEP – Perusahaan Listrik Negara yang disingkat PLN menerapkan pemadaman bergilir di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Hal itu membuat warga setempat resah dan berharap.

Informasi tersebut berawal dari salah satu warga setempat menghubungi media okedaily.com, meminta agar dibantu untuk mencari kabar titik terang terkait kebijakan pemadaman bergilir di Pulau Adirasa itu.

Menurut sumber media ini yang meminta identitasnya dirahasiakan, kebijakan pemadaman bergilir oleh pihak manajemen PLN PLTD (Pembangkit Tenaga Listrik Diesel) Raas itu terjadi sejak, Senin (28/3) dini hari.

“Gimana ini Bang, Raas padam listrik sudah dua malam, coba cari info apa penyebabnya Bang, biar segera diatasi kasihan masyarakat,” tulisnya kepada okedaily.com via WhatsApp, Selasa (29/3) sore.

Selain berharap agar segera mungkin kebijakan pemadaman bergilir itu teratasi, ia juga mewakili warga pulau Raas ingin merasakan layanan PLN 24 jam beroperasi di bumi yang terkenal dengan kucing busok itu.

“Listrik di Raas hanya operasi 12 jam udah gitu sering pemadaman bergilir Bang, sebenarnya kami juga bermimpi PLN 24 jam di Raas bang,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean, M. Daan Agung Lazuardi, membenarkan telah terjadi pemadaman bergilir di PLN PLTD Raas. Menurutnya, hal itu disebabkan adanya gangguan teknis pada mesin sehingga harus mendapatkan teknisi dari pulau terdekat.

“Iya ada gangguan mesin 1 dan mesin 2 itu lagi diperbaiki sudah dua malam. Kemaren proses perbaikan gagal, kemudian hari ini proses perbaikan lagi masih belum selesai. Jadi mendatangkan teknisi dari sapudi, juga ada beberapa sparepart (suku cadang, red) yang harus didatangkan juga,” tukasnya via seluler, Selasa (29/3) malam.

Menurut Daan, PLN PLTD Raas memiliki 3 unit mesin, hanya saja terjadi gangguan teknis pada 2 unit yang rusak berbarengan.

“Jadi memang gak mampu kalau hanya satu mesin, harus ada sebagian yang dipadamkan,” katanya.

Diketahui dalam satu unit mesin PLTD Raas hanya mampu mengalirkan tenaga listrik 300 kilowatt. Seperti yang disampaikan oleh Daan, bahwa PLN PLTD Raas memiliki 3 unit mesin sehingga jumlah kekuatannya 900 kilowatt. Sedangkan terkini untuk beban pulau raas itu 800 kilowatt.

“Dari PLN kami mengucapkan mohon maaf atas gangguan yang terjadi sehingga terjadi pemadam bergilir dibeberapa wilayah. Dan pada sampai sekarang ini temen-temen disana itu lagi proses perbaikan. Keinginannya ya cepat bisa normal lagi sehingga tidak ada wilayah yang padam,” tandasnya.