Akibat Pemadaman Bergilir Warga Pulau Raas Resah, PLN 24 Jam Masih Jadi Mimpi

- Redaksi

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak dari depan bangunan PLN PLTD Raas. ©foto/ist

Nampak dari depan bangunan PLN PLTD Raas. ©foto/ist

SUMENEP – Perusahaan Listrik Negara yang disingkat PLN menerapkan pemadaman bergilir di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Hal itu membuat warga setempat resah dan berharap.

Informasi tersebut berawal dari salah satu warga setempat menghubungi media okedaily.com, meminta agar dibantu untuk mencari kabar titik terang terkait kebijakan pemadaman bergilir di Pulau Adirasa itu.

Menurut sumber media ini yang meminta identitasnya dirahasiakan, kebijakan pemadaman bergilir oleh pihak manajemen PLN PLTD (Pembangkit Tenaga Listrik Diesel) Raas itu terjadi sejak, Senin (28/3) dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gimana ini Bang, Raas padam listrik sudah dua malam, coba cari info apa penyebabnya Bang, biar segera diatasi kasihan masyarakat,” tulisnya kepada okedaily.com via WhatsApp, Selasa (29/3) sore.

Selain berharap agar segera mungkin kebijakan pemadaman bergilir itu teratasi, ia juga mewakili warga pulau Raas ingin merasakan layanan PLN 24 jam beroperasi di bumi yang terkenal dengan kucing busok itu.

“Listrik di Raas hanya operasi 12 jam udah gitu sering pemadaman bergilir Bang, sebenarnya kami juga bermimpi PLN 24 jam di Raas bang,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean, M. Daan Agung Lazuardi, membenarkan telah terjadi pemadaman bergilir di PLN PLTD Raas. Menurutnya, hal itu disebabkan adanya gangguan teknis pada mesin sehingga harus mendapatkan teknisi dari pulau terdekat.

“Iya ada gangguan mesin 1 dan mesin 2 itu lagi diperbaiki sudah dua malam. Kemaren proses perbaikan gagal, kemudian hari ini proses perbaikan lagi masih belum selesai. Jadi mendatangkan teknisi dari sapudi, juga ada beberapa sparepart (suku cadang, red) yang harus didatangkan juga,” tukasnya via seluler, Selasa (29/3) malam.

Menurut Daan, PLN PLTD Raas memiliki 3 unit mesin, hanya saja terjadi gangguan teknis pada 2 unit yang rusak berbarengan.

“Jadi memang gak mampu kalau hanya satu mesin, harus ada sebagian yang dipadamkan,” katanya.

Diketahui dalam satu unit mesin PLTD Raas hanya mampu mengalirkan tenaga listrik 300 kilowatt. Seperti yang disampaikan oleh Daan, bahwa PLN PLTD Raas memiliki 3 unit mesin sehingga jumlah kekuatannya 900 kilowatt. Sedangkan terkini untuk beban pulau raas itu 800 kilowatt.

“Dari PLN kami mengucapkan mohon maaf atas gangguan yang terjadi sehingga terjadi pemadam bergilir dibeberapa wilayah. Dan pada sampai sekarang ini temen-temen disana itu lagi proses perbaikan. Keinginannya ya cepat bisa normal lagi sehingga tidak ada wilayah yang padam,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB