TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

- Editorial Team

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, diiringi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, saat berkunjung ke SMP Al-Hidayah. ©okedaily.com/istimewa

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, diiringi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, saat berkunjung ke SMP Al-Hidayah. ©okedaily.com/istimewa

Surabaya, OkeDaily.com – Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) jenjang sekolah menengah pertama (SMP) Tahun 2026, di sejumlah sekolah.

Dikatakan Bupati Wongsojudo, agenda kali ini untuk memastikan bahwa pelaksanaan tes berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan berdasarkan hasil peninjauan di sekolah.

Politisi PDIP tersebut mengapresiasi para guru dan panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik, mulai dari kesiapan ruang ujian, distribusi soal, hingga pengawasan selama pelaksanaan tes.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun berpesan agar para siswa peserta hendaknya mengikuti dengan sungguh-sungguh, mengingat tes kemampuan akademik menjadi salah satu tolok ukur, untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran.

Baca Juga :  Rektor Ummat Bekukan SK DPM dan BEM, Khairul : Bukan Langkah yang Tepat

“Hasil dari tes ini menjadi bahan evaluasi bagi siswa maupun tenaga pendidik, dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, demi memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep,” katanya, saat berkunjung ke SMP Al-Hidayah pada, Senin (06/04).

Yang jelas, sambungnya, pendidikan tidak berorientasi pada nilai akademik semata, tetapi membentuk karakter siswa, sehingga melalui pelaksanaan TKA, nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab tertanam pada diri peserta didik.

Menurutnya, tes kemampuan akademik bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian belajar siswa, sehingga seluruh peserta mengerjakan soal dengan jujur dan maksimal sesuai kemampuan masing-masing.

Baca Juga :  Hujan Deras Guyur Kota Sumenep, Pengendara Diminta Hindari Jalan Dr Wahidin

Saat memantau ke sejumlah sekolah yang menjadi lokasi penyelenggara TKA, Bupati Wongsojudo, tidak hanya meninjau kesiapan teknis pelaksanaan ujian, tetapi memberikan motivasi kepada para peserta didik agar mengikuti tes dengan penuh semangat dan kepercayaan diri.

“Siswa harus semangat, dan percaya diri sebagai kunci penting dalam menghadapi ujian sekaligus tetap tenang, fokus dalam mengerjakan soal agar hasil tes maksimal dan memuaskan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Ihsan menyatakan, pelaksanaan TKA SMP Tahun 2026 diikuti oleh seluruh siswa kelas akhir dari berbagai sekolah di wilayah Sumenep.

Baca Juga :  Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Sumenep Gelar Operasi Pasar Ramadhan 2025

Diketahui, sebanyak 5.700 siswa yang tersebar di 196 lembaga pendidikan, baik SMP Negeri maupun swasta. “Pelaksanaan TKA dilakukan secara serentak dengan standar operasional yang telah ditetapkan, guna menjamin kualitas dan kredibilitas hasil ujian,” katanya.

Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan memiliki integritas tinggi sebagai bekal menghadapi tantangan global di masa depan.

“Kami ingin lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Moh. Iksan.

Facebook Comments Box

Penulis : Nurifan Hairi

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat
Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian
Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut
Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
RSUD Moh Anwar Siapkan Kompensasi Jika Pelayanan Kesehatan Tak Sesuai SOP

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:59 WIB

Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:14 WIB

Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB