Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah

- Editorial Team

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wongsojudo, menyalami para tim ahli cagar budaya Kabupaten Sumenep seusia dilantik, sebagai simbolik ucapan selamat bertugas. ©okedaily.com/ist

Bupati Wongsojudo, menyalami para tim ahli cagar budaya Kabupaten Sumenep seusia dilantik, sebagai simbolik ucapan selamat bertugas. ©okedaily.com/ist

Surabaya, OkeDaily.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, dibawah kepemimpinan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, memiliki komitmen untuk menjaga, dan melestarikan cagar budaya sebagai identitas daerah yang merupakan warisan sejarah.

Hal ini dikalimatkan oleh Bupati Sumenep, karib disapa Bupati Wongsojudo, pada Selasa (05/05), saat Pelantikan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Sumenep, di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

“Itu dilakukan, karena upaya menjaga cagar budaya menjadi bagian penting dalam mempertahankan nilai-nilai budaya, sekaligus memperkuat jati diri daerah di tengah perkembangan zaman,” kata Bupati Sumenep.

Adapun untuk mewujudkannya, ujar Bupati Sumenep, perlu melakukan berbagai langkah strategis mulai dari inventarisasi objek yang memiliki potensi sebagai cagar budaya, dan penetapan status cagar budaya, hingga upaya perlindungan dan pemanfaatan secara berkelanjutan.

Kabupaten Sumenep tidak boleh kehilangan jejak sejarah, ujar dia, karena cagar budaya adalah bagian dari identitas dan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama. Sehingga dalam menjaga dan melestarikannya, membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Peringati 10 Muharram dan Tahun Baru Islam, NU Tanjungbumi Adakan Santunan Anak Yatim

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, karena itu masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga cagar budaya, mengingat melestarikannya memerlukan dukungan dan kesadaran publik sebagai kunci keberhasilannya,” terang Bupati Sumenep.

Bupati Sumenep menyebut, melalui TACB agar memastikan dan menetapkan benda, bangunan, struktur, situs, maupun kawasan sebagai cagar budaya yang memiliki nilai penting dari aspek sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, maupun kebudayaan.

“Kami berusaha memperkuat sinergi lintas sektor agar pelestarian cagar budaya tidak hanya berhenti pada upaya perlindungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya,” jelas Bupati Sumenep.

Baca Juga :  Perpres Dana Abadi Pesantren Ditanda-tangani, PW IPNU Sumatera Utara: Siap Kawal Sampai Tepat Sasaran

Bupati Sumenep pun optimistis dengan sinergi bersama elemen masyarakat, upaya menjaga dan melestarikan cagar budaya bisa berjalan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga menjadi warisan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas daerah.

“Pemerintah dan masyarakat mempunyai tanggung jawab bersama guna menjaga warisan ini untuk generasi mendatang,” pungkas Bupati Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Nurifan Hairi

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan
PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya
Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

Related News

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:44 WIB

MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:23 WIB

Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Latest News

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB

Unit mesin bantuan program PPM HCML 2026 untuk kelompok nelayan kakap merah di Pesisir Pancor. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, akses pasar, dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:37 WIB