Denpasar dan Badung Bisa “Suwung” Ketika TPA Suwung Ditutup

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ida Bagus Yoga Adi Putra (Gus Yoga) Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar.

Ida Bagus Yoga Adi Putra (Gus Yoga) Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar.

DENPASAR, Okedaily.com — Penutupan TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Suwung yang dijadwalkan pada 23 Desember 2025 bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru, yang merupakan puncak kunjungan wisatawan internasional dan domestik ke Bali.

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra (Gus Yoga), mengingatkan bahwa tanpa kesiapan sistem pengelolaan sampah yang matang, penutupan TPA Suwung dapat berdampak langsung pada kebersihan kota dan citra pariwisata Bali.

“Denpasar dan Badung bisa benar-benar ‘suwung’ jika TPA Suwung ditutup tanpa solusi yang siap. Ini bukan sekadar soal teknis, tetapi menyangkut wajah Bali sebagai destinasi wisata dunia,” ujar Gus Yoga, Minggu (14/12/2025).

Menurutnya, Bali yang terkenal dengan wisata yang asri bisa berubah citra menjadi wisata kumuh jika penanggulangan sampah tidak dilaksanakan dengan baik. Penumpukan sampah di kawasan pemukiman, pusat kota, hingga kawasan wisata dikhawatirkan tidak terhindarkan.

Namun demikian, Gus Yoga menegaskan bahwa yang dilarang oleh regulasi adalah sistem open dumping, bukan pengelolaan sampah secara keseluruhan di lokasi TPA.

“yang dilarang adalah system open dumping, maka dari itu system sanitary renfiled bisa digunakan dalam penangan sampah sampai menunggu PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) yang akan disiapkan oleh danantara di tahun 2028,” jelasnya.

Baca Juga :  HUT ke-18 Gerindra, Gus Yoga Tegaskan Soliditas Kader dan Komitmen Berjuang untuk Rakyat

Ia menambahkan, proyek PSEL yang akan disiapkan oleh Danantara mulai berjalan pada 2028 memerlukan masa transisi yang realistis agar tidak menimbulkan krisis baru. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta tidak gegabah mengambil kebijakan tanpa kesiapan infrastruktur dan masyarakat.

Selain itu, Gus Yoga mendorong optimalisasi pengelolaan sampah berbasis sumber. Salah satunya melalui penguatan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) di setiap desa dan kelurahan.

“TPS3R di setiap desa mulai menjadwalkan pengambilan sampah organik dan non organik secara terpisah,” ujarnya.

Tak hanya di tingkat desa, pengelolaan sampah rumah tangga juga dinilai perlu mendapat perhatian serius. Gus Yoga menekankan pentingnya penerapan teba modern di setiap rumah, yang dilengkapi dengan mesin pencacah untuk mempercepat proses penguraian sampah organik.

Baca Juga :  Ratusan Kader Gerindra Bersihkan Sampah di Pantai Padanggalak

“Jika sampah organik selesai di rumah, maka yang tersisa ke TPS dan TPA jauh lebih sedikit. Ini bukan wacana baru, tapi harus dijalankan secara disiplin,” tegasnya.

Gus Yoga menutup dengan menegaskan bahwa penanganan sampah harus menjadi superprioritas lintas sektor, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan oleh masyarakat dan sektor pariwisata.

“Jangan sampai Bali menghadapi darurat sampah di saat wisatawan datang dalam jumlah besar. Kebijakan harus realistis, solusinya harus siap,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken
Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep
Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah
Anggota DPRD Denpasar Dorong Konsistensi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani
Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani
Aspirasi Warga Sesetan Menguat, PemKot Berjanji Melakukan Penggantian Mesin dan Evaluasi Pengelolaan TPS3R Sesetan
TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Kamis, 23 April 2026 - 18:48 WIB

Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep

Selasa, 21 April 2026 - 10:45 WIB

Anggota DPRD Denpasar Dorong Konsistensi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Selasa, 21 April 2026 - 10:32 WIB

Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani

Senin, 20 April 2026 - 01:38 WIB

Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights