Diduga Setoran 5M Pemicu Ditutupnya PT API, Karyawan : Dimana Hati Nurani?

- Redaksi

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak dari depan gedung pemkot medan [foto/awi]

Nampak dari depan gedung pemkot medan [foto/awi]

Okedaily.com, Medan – Karyawan PT API (Anugerah Prima Indonesia) mendatangi Kantor Walikota Medan, DPRD Medan dan DPRD Sumut untuk menyuarakan hati nurani. Hal ini sehubungan ditutupnya akses ke pabrik tepung bulu ayam di Jalan Pulau Nusa Barung, KIM I, Mabar, Medan Deli, secara sepihak oleh Wakil Walikota Aulia Rachman dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Jumat (14/8) sebulan yang lalu.

Kepada wartawan, Senin (20/9), karyawan yang tidak mau disebut namanya menjelaskan, kedatangan pihaknya yang kedua kali kembali ke kantor Walikota Medan karena penyegelan atas pabrik PT API yang dilakukan, diduga menyalahi prosedur karena tidak dilengkapi surat-surat setelah surat pernyataan yang pertama pada Rabu (15/9) lalu belum ada jawaban dari pihak terkait.

“Oleh karena itu kita datang kedua kali kesini (Kantor Walikota Medan, red) untuk menyuarakan suara hati nurani kami. Karena usaha Pabrik tempat kami bekerja ini memiliki izin dan badan usaha yang resmi, dengan penyegelan tanpa surat-surat resmi dan pemberitahuan sebelumnya, PT API jelas mengalami kerugian, karena produksi terhenti dan banyak barang yang akan rusak,” ujarnya.

“Kerusakan bahan baku yang kita derita jelas sangat merugikan, karena penyegelan dilakukan secara sepihak dan tanpa surat-surat resmi tersebut. Untuk itu kami mengadu ke Pemkot Medan melalui surat pernyataan sikap agar didengar pihak terkait, untuk langkah apa yang akan kami ambil,” tegasnya.

Kembali karyawan tersebut menjelaskan, apa yang dialami pihaknya bukan penyegelan, melainkan perampasan hak. Karena menurutnya, sebelumnya ada beberapa pihak yang menghubungi dan diduga meminta sejumlah nominal uang hampir 5M, PT API menganggap hal tersebut diduga sebagai tindak pemerasan.

Baca Juga :  IKAPMII Ganding Gelar Resepsi Puncak Harlah PMII ke-63 Dihadiri Ratusan Kader

Selain itu, karyawan tersebut kembali menegaskan, kalau pabrik pengolahan bulu ayam tersebut sudah berdiri selama 3 tahun, dan memiliki izin lengkap. “Kalau untuk izin kita punya lengkap, bahkan kita sering berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” tegasnya.

Berikut poin-poin pernyataan sikap dari PT API berlokasi di KIM I Jl. Pulau Nusa Barung – Mabar Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumut.

Pernyataan Sikap Karyawan PT API :

1. Kami karyawan PT API (Anugerah Prima Indonesia) meminta supaya PT API segera dibuka kembali atau dinormalisasi, karena PT. API merupakan sumber kehidupan keluarga kami semua.

Diduga Setoran 5M Pemicu Ditutupnya PT API, Karyawan : Dimana Hati Nurani?

2. Usut oknum yang meminta PT API supaya ditutup demi kepentingan pribadi dan golongan tanpa memikirkan karyawan PT API.

3. Imbas dari penutupan PT API kami sebagai karyawan dirugikan baik mental, moral, material dan jasmani, apalagi ini masa pandemi Covid-19 perekonomian masyarakat menurun.

4. Presiden RI, Kapolri untuk bisa menyelesaikan permasalahan kami serta menindak oknum-oknum yang melakukan penutupan sepihak atas kepentingan pribadi dan golongan terhadap PT. API.

5. Pemerintah Provinsi Sumut, Pemkot Medan dan Kapolda Sumut serta stakeholder agar dapat menyelesaikan permasalahan ini.

6. Ciptakan suasana nyaman dan kondusif bagi pengusaha untuk berusaha di kota Medan, Provinsi Sumut.

Diketahui sebelumnya, Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, menyegel pabrik pengolahan bulu ayam milik PT API, Jum’at pekan lalu.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB