Hujan Deras Guyur Kota Sumenep, Pengendara Diminta Hindari Jalan Dr Wahidin

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengendara sepeda motor melintasi ruas Jl. Dr. Wahidin, Desa Pajagalan, Kota Sumenep, mengalami mati mesin akibat genangan air. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Seorang pengendara sepeda motor melintasi ruas Jl. Dr. Wahidin, Desa Pajagalan, Kota Sumenep, mengalami mati mesin akibat genangan air. ©Okedaily.com/Bang_dJ

SUMENEP, OKEDAILY Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Sumenep, Madura, pada Selasa (21/01), menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami genangan air. Salah satu titik yang terdampak parah adalah Jalan Dr. Wahidin, Desa Pajagalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa genangan air di jalan tersebut mencapai setinggi 30 cm, menghambat laju kendaraan. Sejumlah pengendara bahkan terpaksa berhenti karena mesin kendaraannya mati terkena air.

Warga sekitar mengeluhkan kondisi ini yang belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah atas lambannya penanganan drainase di kawasan tersebut. Mereka berharap adanya perbaikan infrastruktur yang konkret dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2023, DPRD Sumenep Gelar Paripurna

Oleh katena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep diminta untuk tidak hanya berpangku tangan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata guna mengurangi dampak genangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Masalah ini sudah sering terjadi setiap kali hujan deras. Drainasenya buruk, dan pemerintah belum menunjukkan perbaikan yang berarti,” ujar Andi, salah satu warga yang ditemui di lokasi.

“Desa Pajagalan memang sudah menjadi langganan genangan air setiap musim hujan tiba,” katanya, sembari ia menambahkan, kondisi ini semakin menyulitkan aktivitas warga, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Himbauan Ngawur, Kejari Sumenep Ambil Alih Kewenangan Dewan Pers?

Menanggapi kondisi demikian, sudah sepatutnya Pemkab Sumenep segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah drainase di Kota Keris tersebut.

Selain keluhan warga, kritik juga datang dari para pengendara yang melintasi ruas jalan tersebut. Ia menilai pemerintah kurang sigap dalam mengantisipasi dampak curah hujan tinggi, terutama di titik-titik rawan genangan.

“Kejadian ini adalah bukti bahwa sistem drainase perkotaan masih jauh dari memadai. Perlu ada audit menyeluruh dan tindakan nyata untuk mengurangi risiko genangan dan banjir di masa depan,” ujar seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Wartawan Sumenep Dianiaya, Ketua AWDI Jatim Mengutuk Keras Sikap Premanisme Mantan Kades Batuampar

Kendati demikian, remaja tersebut juga berharap agar Pemkab Sumenep segera turun tangan untuk mengatasi kondisi ini sebelum mempengaruhi aktivitas masyarakat secara lebih luas.

“Kami meminta pemerintah, khususnya Dinas PUTR, untuk segera menangani persoalan ini. Jangan sampai warga terus dirugikan setiap kali hujan deras datang,” pungkasnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep terkait langkah penanganan genangan air di Desa Pajagalan.

Baca Juga :  Sebut Bupati Tong-Tong, Aksi Seniman Sumenep Jadi Kontroversi

Sementara itu, warga diminta tetap waspada dan menggunakan rute alternatif saat melintasi kawasan yang rawan genangan untuk menghindari risiko kecelakaan dan kerusakan kendaraan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken
Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep
Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah
Anggota DPRD Denpasar Dorong Konsistensi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani
Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani
Aspirasi Warga Sesetan Menguat, PemKot Berjanji Melakukan Penggantian Mesin dan Evaluasi Pengelolaan TPS3R Sesetan
TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Kamis, 23 April 2026 - 18:48 WIB

Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep

Selasa, 21 April 2026 - 10:45 WIB

Anggota DPRD Denpasar Dorong Konsistensi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Selasa, 21 April 2026 - 10:32 WIB

Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani

Senin, 20 April 2026 - 01:38 WIB

Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights