Inisiasi Perda, DPRD Dorong Pemkab Sumenep Agar Tercipta Kawasan Desa Wisata

- Redaksi

Sabtu, 11 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Nurus Salam. ©Okedaily.com

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Nurus Salam. ©Okedaily.com

OKEDAILY, MADURA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep mendorong Pemerintah setempat agar ciptakan kawasan Desa Wisata guna menopang perekonomian masyarakat desa.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Nurus Salam. Menurutnya, karena desa telah memiliki Undang-undang tersendiri yaitu Nomor 6 Tahun 2014, sehingga Desa dapat memiliki kewenangan otonom dalam rangka mengembangkan desanya.

“Salah satu hal yang perlu didorong, dimana sumenep sebagai kota tujuan wisata yang aman. Kita ada wisata religi, wisata pantai, wisata konservasi seperti wisata kesehatan Gili Iyang dan lainnya, yang perlu kita dorong supaya ada peningkatan dalam hal Wisata,” ungkapnya, Senin (6/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Prediksi Perolehan Kursi Parpol dan Caleg Dapil 7 Sumenep, PPP dan Demokrat Selisih Tipis

Oleh karenanya, perlu didorong adanya peningkatan bagaimana konsep pariwisata itu terintegrasi dengan menggunakan Peraturan Daerah tentang Pariwisata dan Kawasan Desa Wisata.

“Desa wisata merupakan desa yang memiliki pengembangan apapun baik ekonomi, sosial, budaya, pariwisata dan lain sebagainya. Untuk itu, ada beberapa desa yang perlu dijadikan satu kawasan untuk mengelola Destinasi Wisata, contoh Aeng Tongtong, Palongan, Aeng Beje, mungkin bisa kita sebut sebagai kawasan Wisata seribu empu,” ujarnya.

“Ada lagi Pinggir Papas, Karangayar, Kebun Dadap juga bisa dikatakan kawasan Desa Nyader, karena terdiri dari tiga desa itu. Tetapi semua itu cara pengelolaanya harus melalui lembaga yang berlegalitas dan juga salah satu melalui badan usaha milik desa (Bumdes),” jelas Politis Gerindra itu.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Ia juga menyebut, pihaknya tidak berharap desa wisata yang dibangun nantinya akan menjadi destinasi wisata yang sama atau seragam. Mestinya, kata dia, bagaimana kemudian satu desa satu tujuan produk yang berbeda, supaya desa itu akan berkembang baik.

”Maka kami akan butakan Perdanya. Apabila ada celah terkait hal-hal yang tidak diatur melalui Perda itu, akan diatur kemudian di Perda akan memerintahkan kepada bupati untuk membuatkan peraturan yang lebih detail. Jadi, mengenai penetapan desa menjadi desa wisata itu akan ditetapkan melalui peraturan bupati,” tukasnya.

Dalam pengkajian draf pembahasannya, lanjut Nurus Salam, tentu pihaknya telah melibatkan Pokdarwis dan Dinas Pariwisata. Selain itu juga ada perwakilan pelaku wisata dan kepala desa.

Baca Juga :  Dishub Sumenep Putus Sudah Dengan Damar Wulan

“Sejauh ini potensi desa saat pembahasan pansus, kita minta kepada dinas pariwisata untuk melakukan sinkronisasi dengan DPMD, karena konsep ruhnya ada di Desa, dan aktivitasnya ada di pariwisata,” terangnya.

Adapun terkait dengan komponen destinasi wisatanya, tambah Nurus Salam, akan dituangkan dalam peraturan desa (Perdes) lebih spesifik, agar lebih rinci oleh OPD pengampunya yang akan melakukan integerasi dengan OPD yang lain.

“Semua aturan-aturannya ada di desa, bagaimana penetapan desa wisata. Jadi, jika desa wisata pola pengelolaanya dengan pihak ketiga, seperti apa presentasenya, seperti apa semua itu nantinya akan ditetapkan melalui peraturan desa,” tutupnya.

Baca Juga :  Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Bupati Sampang Promosikan Wisata Mangrove Sreseh
Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Bobby Siap Bawa Babi Panggang Karo Go Internasional
Bali Destinasi Terbaik Dunia, Gede Tommy: Harus Berdampak bagi Masyarakat Lokal
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Warga Br Bhuana Shanti Dikeroyok, Polisi Lakukan Penyelidikan
Mengusung Konsep Pentahelix Tourism, Festival Desa Wisata Sumenep 2024 Digelar, Berikut Jadwalnya
Pantai Lombang Destinasi Wisata Eksotis di Sumenep yang Potensial
Pulau Oksigen Gili Iyang, Destinasi Wisata Kesehatan Satu-satunya di Indonesia
Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Bupati Sampang Promosikan Wisata Mangrove Sreseh

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Bobby Siap Bawa Babi Panggang Karo Go Internasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:35 WIB

Bali Destinasi Terbaik Dunia, Gede Tommy: Harus Berdampak bagi Masyarakat Lokal

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:17 WIB

Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong

Minggu, 9 Maret 2025 - 16:08 WIB

Warga Br Bhuana Shanti Dikeroyok, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 26 Juni 2024 - 21:56 WIB

Mengusung Konsep Pentahelix Tourism, Festival Desa Wisata Sumenep 2024 Digelar, Berikut Jadwalnya

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights