OkeDaily.com – Sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan pariwisata di Pulau Bali, Kota Denpasar terus menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan dan penataan perkotaan.
Terdapat tiga persoalan utama yang kini menjadi sorotan masyarakat adalah masalah sampah, banjir, dan kemacetan, yang dinilai perlu mendapat penanganan serius dan berkelanjutan dari pemerintah daerah.
Anggota DPRD Denpasar Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mengatakan bahwa pertumbuhan kota yang pesat harus diimbangi dengan pengelolaan infrastruktur dan lingkungan yang lebih baik agar kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kota Denpasar. Meningkatnya aktivitas masyarakat serta pertumbuhan sektor pariwisata berdampak pada bertambahnya volume sampah setiap hari.

“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara terpadu, mulai dari pengurangan di sumber, pengolahan berbasis masyarakat hingga pemanfaatan teknologi seperti waste to energy. Kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan kota,” ujar Tommy Politisi Gerindra ini.
Selain sampah, banjir juga menjadi isu yang kerap muncul terutama saat musim hujan. Genangan air masih terjadi di sejumlah titik di Kota Denpasar.
Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti sistem drainase yang belum optimal, penyumbatan saluran air akibat sampah, serta berkurangnya daerah resapan air.

Tommy menilai perlu adanya upaya penataan sistem drainase secara menyeluruh, termasuk normalisasi sungai dan pembangunan fasilitas resapan air di kawasan perkotaan.
“Penanganan banjir tidak bisa hanya bersifat sementara. Diperlukan perencanaan yang terintegrasi antara pembangunan drainase, penataan sungai, serta perlindungan kawasan resapan air agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang berlebihan,” jelasnya.
Sementara itu, kemacetan lalu lintas juga menjadi tantangan yang semakin terasa seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat di Kota Denpasar.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada waktu tempuh perjalanan, tetapi juga berpengaruh pada kenyamanan dan produktivitas warga.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia menilai pemerintah perlu terus melakukan berbagai langkah strategis seperti pembangunan infrastruktur jalan, rekayasa lalu lintas, penyediaan kantong parkir, hingga pengembangan transportasi massal yang lebih efektif.
“Solusi kemacetan harus dilakukan secara bertahap dan terencana. Selain pembangunan infrastruktur, pengaturan lalu lintas serta pembatasan kendaraan di kawasan tertentu juga perlu menjadi bagian dari kebijakan transportasi kota,” katanya.
Tommy menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi berbagai persoalan perkotaan tersebut.
“Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali harus mampu menjadi kota yang tertata, bersih, dan nyaman. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung kebijakan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan, diharapkan Kota Denpasar mampu menghadapi tantangan perkotaan sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan, lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat.
Penulis : Alfin Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedailycom






![GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_173301-225x129.jpg?v=1791285201)
![GPS saat menyampaikan aspirasi terkait tata kelola pemerintahan Desa Saobi kepada DPMD Kabupaten Sumenep. Audiensi tersebut menjadi ruang penyampaian sejumlah pertanyaan publik mengenai pelayanan, transparansi anggaran, partisipasi BPD dan aparatur desa, serta keterbukaan informasi. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_171734-225x129.jpg?v=1791281902)
![Perkuat barisan, SMSI Sumenep menggelar konsolidasi untuk mendorong media lokal Sumenep agar mampu menembus pasar nasional. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_125423-225x129.jpg?v=1791266735)
![Kepala Disperkimhub Sumenep (kanan) bersama Kepala Bapenda Sumenep (kiri) saat operasi gabungan di Batuan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_033315-225x129.jpg?v=1791263194)
![Petugas gabungan dari UPT PPD Sumenep, Bapenda, Satlantas Polresta Sumenep dan Disperkimhub melakukan Operasi Gabungan di Jalan Raya Sumenep-Lenteng. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_033236-225x129.jpg?v=1791262717)



![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
