Nia Kurnia Fauzi Usulkan Raperda Pencegahan dan Penanganan KDRT

- Editorial Team

Jumat, 7 Maret 2025 - 20:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Anggota DPRD Sumenep fraksi PDIP, Nia Kurnia Fauzi. ©Okedaily.com/Istimewa

Anggota DPRD Sumenep fraksi PDIP, Nia Kurnia Fauzi. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com – Anggota DPRD Sumenep, Madura, Nia Kurnia Fauzi, mengusulkan Raperda tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Salah satu poin utama dalam raperda ini adalah perlindungan bagi korban. Usulan tersebut telah masuk dalam Propemperda 2025 dan menjadi bagian dari 39 raperda yang sedang dipersiapkan.

Baca Juga :  IKA UNIPAR Gelar Buka Puasa Bersama dan Sosialisasi Program Kerja 2025-2029

Menurut Nia, regulasi ini penting sebagai langkah preventif dan protektif dalam menangani kasus KDRT. “Selama ini, kasus KDRT kerap terjadi, bahkan hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Karena itu, diperlukan payung hukum yang jelas untuk melindungi korban,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KDRT merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang masih marak terjadi di Sumenep. Regulasi yang tepat diperlukan agar korban mendapatkan perlindungan hukum, sekaligus mencegah kekerasan serupa di masa depan.

Baca Juga :  Pantang Surut Perjuangan Kiai Naqib Mengawal Demokrasi di Bawaslu Sumenep

Nia Kurnia menyoroti kasus tragis yang menimpa NS (27), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Lenteng, yang menjadi korban kekerasan suaminya, AR (28), warga Kecamatan Batang-Batang.

NS mengalami kekerasan berulang kali, hingga akhirnya meninggal dunia akibat penganiayaan. “Tragedi ini menjadi bukti bahwa regulasi perlindungan bagi korban KDRT sangat mendesak,” ujarnya.

Baca Juga :  Suara Lain dan Literasi Politik Lekra

Nia Kurnia menambahkan bahwa regulasi ini nantinya akan mempermudah akses korban untuk mendapatkan bantuan hukum serta layanan psikologis guna pemulihan mental dan fisik mereka.

“Kami ingin memastikan bahwa korban KDRT mendapatkan perlindungan, bantuan hukum, dan dukungan psikologis yang layak agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG
Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian
E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan
Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep
JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi
Gus Yoga Ungkap Sejumlah Program Prabowo yang Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam
Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes

Related News

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG

Rabu, 30 September 2026 - 11:31 WIB

Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian

Senin, 28 September 2026 - 19:55 WIB

E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:49 WIB

Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB