Pariwisata Sumenep Terhambat Akibat OPD Terkait Sedang Sakit?

- Editorial Team

Jumat, 8 Oktober 2021 - 08:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Pantai Lombang Adalah Merupakan Salah Satu Tempat Wisata Favorit Masyarakat Madura Yang Terletak di Bumi Arya Wiraraja [okedaily.com/ngetripkemana]

Pantai Lombang Adalah Merupakan Salah Satu Tempat Wisata Favorit Masyarakat Madura Yang Terletak di Bumi Arya Wiraraja [okedaily.com/ngetripkemana]

Okedaily.com, Sumenep – Kondisi internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditengarai sedang sakit.

Kondisi Pandemi Covid19 yang membuat ekonomi lumpuh, tak terkecuali sektor Pariwisata. Diduga menjadi salah satu penyebab sakitnya Disparbudpora Sumenep.

Baca Juga : Berbagai Elemen Kutuk Pemukulan Yang Dilakukan Polisi Sumenep Saat Aksi Demo GPDR

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari PSBB hingga PPKM, menambah penderitaan bagi dunia Pariwisata Kota Keris yang dimotori Disparbudpora Sumenep, yang sangat bergantung kepada pergerakan manusia.

Selain itu, kinerja Disparbudpora Sumenep yang lamban menambah kompleks permasalahan dalam mendorong geliat kepariwisataan.

Utamanya dalam setahun terakhir, dimana kondisi pada pucuk pimpinan di Disparbudpora Sumenep yang tidak fit seratus persen, dikarenakan sakit yang menimpa dalam beberapa waktu terakhir.

Supardi Garis

Ketua Bidang Olahraga Seni dan Budaya Karang Taruna Kabupaten Sumenep, R. Faldi Aditya, memberikan komentarnya terkait kondisi Disparbudpora Sumenep terkini.

Baca Juga :  Menjaga Tradisi, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Karapan Kambing

“Prihatin melihat kondisi internal OPD Disparbudpora Sumenep saat ini, ditengah gairah melunaknya PPKM dengan dibolehkannya Pariwisata untuk dibuka kembali,” ujarnya.

Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumenep Tak Berdaya, Kepala SMPN 2 Ra’as : Saya Bisa Remote Dari Asta

Seharusnya, kata R. Faldi, Disparbudpora Sumenep cepat tanggap menyikapi animo masyarakat untuk kembali berwisata dengan melakukan terobosan dalam menarik minat wisatawan hadir.

“Hal utama penyebabnya dari kacamata saya, ada pada pimpinannya yang tidak dapat maksimal menahkodai Disparbupora Sumenep, karena faktor kesehatannya,” ungkap R. Faldi yang sangat menyukai seni tari tersebut.

Dirinya juga mengungkapkan, mendapati informasi bahwasanya Kepala Disparbupora Sumenep sudah ditawarkan untuk pensiun dini menyikapi kondisinya yang tidak prima, tetapi ditolak oleh yang bersangkutan.

“Saya apresiasi semangatnya Kepala Disparbudpora Sumenep untuk tetap berdinas, tetapi ya beliau harus sadar diri dengan keadaannya sekarang. Saat ini kita butuh nahkoda Pariwisata yang benar-benar sehat, baik dari fisik dan pemikiran,” ketusnya.

Baca Juga :  Menparekraf Sandiaga Uno Berkunjung ke Sumenep, Wisata Tambak Udang Tak Masuk Agenda

Baca Juga : Anggota Polsek Kota Sumenep Klaim Tanah, Pemilik Hadirkan BPN

Sementara, Dr. (C). Ahmad Faidlal Rahman, SE.Par.,M.Sc., Tenaga Ahli (TA) Bupati Sumenep Bidang Pariwisata, yang dimintai komentarnya kondisi fisik Kepala Disparbudpora yang disinyalir menjadi faktor penghambat kinerja, tidak bersedia komentar.

“Saya sudah memberikan rekomendasi sama Pak Bupati melalui laporan TA setiap bulan, terkait kinerja OPD (Disparbudpora Sumenep, red), masukan dan saran untuk pembangunan pariwisata di Sumenep,” ucapnya singkat.

Berdasarkan pantauan okedaily.com, selain kesehatan Kepala Disparbudpora Sumenep, polemik Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (Kabid Pora) yang sempat dinonaktifkan saat sedang menjalani proses hukum juga semakin membuat situasi internal tak kondusif.

Baca Juga :  Permasalahan Galian C Buntu, Pemda Sumenep Cuci Tangan?

Tidak kunjung diperbolehkan berdinas kembali, ketika telah selesai menjalani masa hukumannya, menjadi pertanyaan bagi dirinya serta sebagian besar masyarakat Sumenep.

Baca Juga : Ancaman Somasi Sekretaris PKB Sumenep Hanya Bualan?

Bahkan, Subiyakto, SH.,MH., selaku Kabid Pora, sering berteriak terkait apa yang sedang dialaminya di sejumlah WAG (WhatsApp Group) termasuk di Forum Pariwisata Sumenep.

“Kalau Pejabat Disparbudpora melarang saya untuk masuk kantor itu ada apa…??? Silahkan dicek surat ini sama yang mengeluarkan jangan berasumsi,” celotehnya di WAG sambil men-share surat sakti bukti dirinya telah sah dapat menghirup udara bebas.

Diperlukan keseriusan Pemkab Sumenep untuk serius membenahi sektor Pariwisata yang sempat mencanangkan Visit Sumenep 2018 dengan gebyar, hingga disiarkan di salah satu televisi swasta nasional tersebut.

Bisa dimulai dengan membenahi internalnya, agar Disparbudpora Sumenep tak lagi ‘sedang sakit’.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

JMSI Sumenep Tanam Mangrove di Pantai Matahari, Dorong Kepedulian Pers terhadap Lingkungan Pesisir
Le Cataya Resmi Hadir di The Cakra Hotel Bali, Tawarkan Destinasi Wellness Terpadu di Denpasar
Gubernur Bobby Siap Bawa Babi Panggang Karo Go Internasional
Bali Destinasi Terbaik Dunia, Gede Tommy: Harus Berdampak bagi Masyarakat Lokal
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Warga Br Bhuana Shanti Dikeroyok, Polisi Lakukan Penyelidikan
Mengusung Konsep Pentahelix Tourism, Festival Desa Wisata Sumenep 2024 Digelar, Berikut Jadwalnya
Pantai Lombang Destinasi Wisata Eksotis di Sumenep yang Potensial

Related News

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:21 WIB

JMSI Sumenep Tanam Mangrove di Pantai Matahari, Dorong Kepedulian Pers terhadap Lingkungan Pesisir

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:14 WIB

Le Cataya Resmi Hadir di The Cakra Hotel Bali, Tawarkan Destinasi Wellness Terpadu di Denpasar

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Bobby Siap Bawa Babi Panggang Karo Go Internasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:35 WIB

Bali Destinasi Terbaik Dunia, Gede Tommy: Harus Berdampak bagi Masyarakat Lokal

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:17 WIB

Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB

Dalam rangka HSN 2026, Bupati Wongsojudo mewajibkan penggunaan busana muslim khas santri bagi seluruh ASN dan pegawai no-ASN di lingkungan Pemkab Sumenep melalui Surat Edaran resmi. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Sosial Agama

Bupati Wongsojudo Terbitkan SE Busana Santri pada HSN 2026

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:30 WIB