Dinas Pendidikan Sumenep Tak Berdaya, Kepala SMPN 2 Raas : Saya Bisa Remote Dari Asta

- Editorial Team

Rabu, 6 Oktober 2021 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi [okedaily.com]

Gambar Ilustrasi [okedaily.com]

Okedaily.com, Sumenep – Belum usai persoalan ASN (Aparatur Sipil Negara) Nakal penjaga SMPN 2 Ra’as yang disinyalir sering mangkir dari tugasnya, kini kepala sekolah setempat diduga sakti dan anti sanksi.

Sebelumnya, media ini telah menerbitkan pemberitaan tentang penjaga SMPN 2 Ra’as Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang diketahui bernama Muhammad, sering mangkir dari tugasnya.

Dikarenakan yang bersangkutan lebih sering berada di Bali, bersama keluarganya, dimana hal tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, seperti yang disampaikan oleh narasumber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumenep Berikan Gaji Buta Kepada ASN SMPN 2 Ra’as?

“Muhammad sebagai penjaga sekolah sering bolos atau tidak masuk saat jam kerja, melihat kinerja penjaga sekolah tersebut, saya rasa sudah keterlaluan, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar salah satu guru SMPN 2 Ra’as, yang meminta agar dirahasiakan identitasnya.

Sedangkan, RB. Roeska Pandji Adinda Kepala SMPN 2 Ra’as, kepada Okedaily.com mengakui, bahwa sejak dirinya bertugas di SMPN 2 Ra’as, sebelum Covid19. Dalam setiap bulan paling tidak Muhammad, datang selama setengah bulan untuk memenuhi tugasnya sebagai ASN.

“Iya memang anak dan istrinya semua di Bali, anaknya semua sekolah di Bali, sebelum saya tugas ke Ra’as memang sudah di Bali,” kata Kasek SMPN 2 Ra’as saat ditemui dikediamannya, Minggu (29/8) di Sumenep.

HUT TNI Tahun 2021

Dalam kesempatan itu juga, Roeska selaku Kasek SMPN 2 Ra’as juga mengatakan, bahwa selama menjabat kepala sekolah tidak merasa ada beban apapun, karena dalam penyampaiannya, dirinya mengaku bisa mengatur kinerja anak buahnya dari kejauhan.

“Jadi saya mas, walaupun terus terang banyakan disini (berada di Kota Sumenep, red) kalau temen-temen (pegawai SMPN 2 Raas, red) ada apa-apa tetap tahu,” ungkapnya.

“Dan saya mas, terus terang jadi pejabat kepala sekolah gak ada beban, duduk-duduk di Asta karena saya bisa meremote (mengontrol anak buah, red) dari Asta,” imbuh Roeska yang diketahui juga menjabat sebuah posisi di penjagaan Asta Tinggi Sumenep.

Baca Juga : Bertahun-tahun Nikmati Gaji Buta, ASN SMPN 2 Ra’as Terancam Dipecat?

Baca Juga :  UIN Madura Perkuat Budaya Riset melalui Workshop

Adapun Tugas Pokok Kepala Sekolah berdasarkan Pasal 15 Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah adalah beban kerja kepala sekolah sepenuhnya untuk melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan dan supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga :  Unuja Menjadi Tuan Rumah Kongres VIII BEM PTNU, Momentum Kolaborasi Mahasiswa Nahdliyin

Dalam hal ini kinerja Kepala Sekolah SMPN 2 Ra’as dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan tanggugjawabnya dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya dipertanyakan.

Mengingat penilaian kinerja Kepala Sekolah SMPN 2 Ra’as dari segi Komponen Pengelolaan Sumber Daya dan Komponen Supervisi, telah dianggap tidak memenuhi syarat.

Baca Juga :  PJJ Kesempatan Guru Kepulauan Sumenep Mudik

Semestinya, Roeska sebagai Kepala Sekolah SMPN 2 Ra’as, sebagai pemimpin, harus mampu mendorong timbulnya kemauan yang kuat dengan penuh semangat dan percaya diri para guru, staf dan siswa dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya masing-masing.

Baca Juga : PNS Nakal di Kepulauan Sumenep Kini Bisa Dipecat

Bahkan, kepala sekolah wajib memberikan bimbingan dan mengarahkan para guru, serta memberikan dorongan memacu dan berdiri di depan, demi kemajuan dan memberikan inspirasi sekolah dalam mencapai tujuan sumber daya manusia unggul.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep seperti tak berdaya menyikapi ulah Penjaga dan Kepala Sekolah SMPN 2 Ra’as yang terkesan sakti. Terbukti dari lambannya penyelesaian permasalahan ini.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Simbol Semangat dan Kebanggaan, Prof Nurhayati Serahkan Bendera ke Dekan FKM UINSU
Mendikdasmen Mu’ti Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi
Visitasi Internal Unhas Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim Cara’de di Desa Tinggimae
Bulan Kemerdekaan, Tank Oreng Center Berbagi Ribuan Buku Tulis untuk Pelajar Sapudi
Tim Cara’de Unhas Berdayakan Pembudidaya, Ajarkan Buat Pakan Ikan Mandiri
Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Dekat Jalan Raya
Semarak Kemerdekaan, Gebyar KEHATI PAUD EL-FATH Meriahkan HUT RI ke-81
PPM HCML 2026, Selamatkan Ruang Belajar MDT Ridlal Halim yang Lapuk

Related News

Senin, 7 September 2026 - 19:57 WIB

Simbol Semangat dan Kebanggaan, Prof Nurhayati Serahkan Bendera ke Dekan FKM UINSU

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WIB

Mendikdasmen Mu’ti Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Visitasi Internal Unhas Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim Cara’de di Desa Tinggimae

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Bulan Kemerdekaan, Tank Oreng Center Berbagi Ribuan Buku Tulis untuk Pelajar Sapudi

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Tim Cara’de Unhas Berdayakan Pembudidaya, Ajarkan Buat Pakan Ikan Mandiri

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB