Pemkab Sumenep Gelar Lomba Puisi dan Pidato Karya Bung Karno

- Editorial Team

Sabtu, 29 Juni 2024 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wongsojudo, saat membaca puisi dan pidato karya Bung Karno di Pendopo Agung Keraton Sumenep. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Bupati Wongsojudo, saat membaca puisi dan pidato karya Bung Karno di Pendopo Agung Keraton Sumenep. ©Okedaily.com/Bang_dJ

SUMENEP, OKEDAILY Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH. tampil memukau saat pembukaan Lomba Puisi dan Pidato Karya Bung Karno, yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Sabtu, 29 Juni 2024.

Diketahui, acara tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (DPD IWO) Kabupaten Sumenep bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi okedaily.com, Lomba puisi dan pidato karya Bung Karno ini merupakan serangkaian kegiatan Sumenep Calendar of Event 2024, yakni Bulan Bung Karno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  HMPS PAI Unisma Sambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah

Bulan Bung Karno, adalah peringatan tahunan yang berlangsung pada bulan Juni untuk menghormati jasa-jasa dan warisan atau karya Presiden pertama Indonesia, Ir. H. Soekarno, yang terkenal dengan sebutan Bung Karno.

Pada bulan tersebut khususnya Kota Keris di Pemerintahan Bupati Wongsojudo sapaan karib Bupati Sumenep itu, berbagai kegiatan dan acara diselenggarakan untuk mengenang kontribusinya terhadap kemerdekaan dan pembangunan bangsa Indonesia.

Peringatan ini termasuk hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, dan beberapa peristiwa penting lain yang berkaitan dengan kehidupannya pun turut serta disemarakkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Baca Juga :  IPNU Sumut Bersama Himpunan Mahasiswa Psikologi IKH Kolaborasi Jumat Berkah

Beberapa contoh puisi dan pidato karyanya yang terkenal diantaranya, adalah Puisi “Aku Melihat Indonesia”. Puisi ini mengungkapkan rasa cinta Bung Karno kepada tanah air, dan harapannya terhadap masa depan bangsa Indonesia.

Selain itu, karyanya yang masih populer ialah Pidato 1 Juni 1945 yang lebih dikenal sebagai Hari Lahir Pancasila. Pidato ini ia sampaikan, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI, dan menjadi salah satu pidato terpenting dalam sejarah Indonesia karena memperkenalkan konsep Pancasila.

Selanjutnya, Bung Karno juga disebut sebagai Bapak Proklamator karena perannya saat Pidato Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, yang mengumumkan tentang kemerdekaan Indonesia dari kekangan penjajahan.

Baca Juga :  Achmad Fauzi : Selama Saya Menjabat Wakil Bupati, Baru Kali Ini Ada Karang Taruna Kabupaten Sumenep

Tidak hanya masyhur di tanah air, ia juga tersohor di kancah internasional dengan pidatonya yang disampaikan dalam rangka pembukaan Ganefo (Games of the New Emerging Forces) atau Pidato Ganefo. Melalui mimbar tersebut menunjukkan semangat Bung Karno, dalam melawan dominasi Barat pada dunia olahraga dan politik internasional.

“Bung Karno, dikenal sebagai seorang orator ulung dan juga penulis yang piawai. Beliau juga memiliki banyak karya yang menginspirasi semangat nasionalisme dan kemerdekaan di Indonesia,” kata Bupati Wongsojudo.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan
PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Related News

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:44 WIB

MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:23 WIB

Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Latest News

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB

Unit mesin bantuan program PPM HCML 2026 untuk kelompok nelayan kakap merah di Pesisir Pancor. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, akses pasar, dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:37 WIB