PMII Buleleng Resmi Dilantik, Mabincab : Hanya PMII Ormawa yang Berhaluan Aswaja An-Nahdliyah

- Editorial Team

Selasa, 29 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Resepsi pelantikan PC PMII Buleleng masa khidmat 2021-2022 dilaksanakan di Aula New Garuda Hotel Singaraja, Bali, Selasa 29 Maret 2022. ©al-Hak

Resepsi pelantikan PC PMII Buleleng masa khidmat 2021-2022 dilaksanakan di Aula New Garuda Hotel Singaraja, Bali, Selasa 29 Maret 2022. ©al-Hak

BULELENG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Buleleng masa khidmat 2021-2022 dinyatakan resmi dilantik.

Resepsi pelantikan PC PMII Buleleng masa khidmat 2021-2022 dilaksanakan di Aula New Garuda Hotel Singaraja, Bali.

Wasekjen PB PMII Bidang Maritim, Joni Setiyawan menyampaikan, bahwa meskipun PC PMII Buleleng selama tiga tahun masih menjadi cabang persiapan, hal itu patut diapresiasi sebab semangatnya tetap menjamur hingga saat ini sudah menjadi cabang definitif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk menjadi cabang definitif sangat ketat, karena PB PMII harus menyeleksi sesuai dengan administrasi. Hal ini tidak bisa disembarangkan, sehingga prosesnya membutuhkan waktu yang lama,” ucapnya, Selasa (29/3), di sela-sela sambutannya.

Oleh karena itu, dengan berubahnya menjadi cabang definitif, Joni Setiyawan berharap, PC PMII Buleleng masa khidmat 2021-2022, harus tetap menjaga konsistensi dalam mewujudkan spirit pergerakan untuk kemajuan negara Indonesia..

Baca Juga :  MWC NU Bangsalsari Sukses Gelar Resepsi Harlah NU ke-102 di Ponpes Darul Hidayah

Selain itu, Joni sapaan akrabnya juga menyampaikan bahwa kader PMII saat ini harus bisa memanfaatkan gerakan digitalisasi, sebab menurutnya zaman sekarang gerakan digital menjadi sangat penting.

“Kader PMII harus bisa mengisi ruang digital, karena ini sudah menjadi tuntutan zaman yang menginginkan kita untuk mengambil peran di dalamnya,” imbuhnya.

Selanjutnya, Joni menekankan agar kader PMII Buleleng harus tetap menjaga toleransi antar umat beragama. Sebab kata dia, meskipun banyak perbedaan suku, ras dan agama, namun harus tetap satu juang untuk Indonesia.

“Kita mengetahui Indonesia ini banyak perbedaan, namun kita harus berupaya untuk bersama-sama memajukan negara Indonesia,” terangnya.

Ditempat yang sama, Majlis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Buleleng, Ahmad Syarifuddin, menyampaikan ucapan terimakasih terhadap seluruh elemen yang hadir dalam mensukseskan acara pelantikan PC PMII Buleleng masa khidmat 2021-2022.

Baca Juga :  IKA PMII Sunan Bonang Jalin Kolaborasi dengan Pengurus, Gelar Harlah dan Silatnas Perdana

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan rasa sangat bangga lantaran selama 5 tahun PC PMII Buleleng, sudah bisa mewarnai gerakan kampus bahkan gerakan di masyarakat Kabupaten Buleleng.

“Tentunya tidak hanya gerakan kampus, namun gerakan di masyarakat PMII Buleleng juga menjadi lokomotif gerakan Ahlusunnah Waljamaah Annahdliyah,” ujar pria yang akrab disapa Agus itu.

Tak hanya itu, Agus juga menegaskan bahwa PMII saat ini sudah menjadi bagian dari Badan Otonom (BANOM) Nahdlatul Ulama’ (NU).

Oleh karena itu, dirinya mengakui bahwa selama 5 tahun ini PMII Buleleng sudah membuktikan gerakannya melalui kegiatan keislaman dan kemasyarakatan.

“Selama 5 tahun ini PMII sudah banyak melakukan kegiatan-kegiatan terutama dalam pengembangan pesantren-pesantren,” katanya.

Terkahir, Agus menegaskan bahwa jika ada organisasi mahasiswa yang mengaku sebagai gerakan berhaluan Ahlusunnah Waljamaah An-Nahdliyah diluar PMII, baginya hal itu hanya klaim belaka.

“Karena organisasi mahasiswa yang berhaluan Aswaja An-Nahdliyah itu hanyalah PMII,” tukasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buleleng, PC HMI Buleleng, PC IMM Buleleng, KMHDI Buleleng, DPC GMNI Buleleng, DPD KNPI Buleleng, PC Ansor Buleleng, PC IPNU dan IPPNU Buleleng, IKA PMII Buleleng, PC NU Buleleng, serta  Pengurus Besar (PB) PMII.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan
PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:44 WIB

MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:23 WIB

Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB