Ramadhan Centre, SMAN 1 Sunggal Perkuat Nilai Religi dalam Kebersamaan

- Editorial Team

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam sambutannya, Asron Batubara, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Centre ini akan berlangsung dari pagi hingga sore hari dengan berbagai aktivitas menarik dan inovatif. ©Okedaily.com/Kael

Dalam sambutannya, Asron Batubara, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Centre ini akan berlangsung dari pagi hingga sore hari dengan berbagai aktivitas menarik dan inovatif. ©Okedaily.com/Kael

OkeDaily.com Kepala SMAN 1 Sunggal, Asron Batubara, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Ramadhan Centre pada Senin, 10 Maret 2025. Acara yang berlangsung di aula sekolah tersebut akan diselenggarakan selama tiga hari, mulai 10-12 Maret.

Dalam sambutannya, Asron Batubara, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Centre ini akan berlangsung dari pagi hingga sore hari dengan berbagai aktivitas menarik dan inovatif.

Baca Juga :  Ramadhan Penuh Cinta, UPZISNU Gerokgak Peduli Guru Ngaji

Adapun beberapa kegiatan yang dijadwalkan meliputi sholat sunnah, sholat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, kajian keagamaan, praktik sholat jenazah, serta pemutaran film pendek bertema religi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan Ramadhan Centre tahun ini mengusung tema TRENDI singkatan dari Taqwa, Religius, Empati, Nasionalis, Disiplin, Inovatif.

Ditegaskan Aston, bahwa acara ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bertujuan untuk membentuk siswa yang bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Baca Juga :  RSUD Husada Prima Tetap Mengutamakan Pelayanan Kesehatan Paru

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap siswa dapat mengambil pelajaran dari setiap materi yang diberikan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Asron.

Menariknya, kegiatan Ramadhan di SMAN 1 Sunggal tidak hanya diperuntukkan bagi siswa muslim. Para siswa pemeluk Kristen juga turut serta dalam kegiatan positif tersebut untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka.

“Bagi siswa Kristen, mereka mengikuti kegiatan ibadah serta melakukan aksi bersih-bersih di sembilan gereja yang ada di sekitar SMAN 1 Sunggal,” jelas Asron.

Baca Juga :  Dinilai Abai Akan Kewajiban, PT Sumber Tani Agung Digeruduk Mahasiswa

Oleh karena itu, ia juga mengapresiasi kerja keras para guru yang tergabung dalam kepanitiaan, yang telah menyelenggarakan kegiatan bermanfaat bagi seluruh siswa tanpa memandang latar belakang agama.

“Kegiatan seperti ini tentu memberikan dampak positif bagi seluruh siswa, baik yang beragama Islam maupun Kristen,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat
Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian
Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut
Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
RSUD Moh Anwar Siapkan Kompensasi Jika Pelayanan Kesehatan Tak Sesuai SOP

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:59 WIB

Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:14 WIB

Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB