Tragedi Maut Kanjuruhan, BEM Nusantara Desak Kapolri Copot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang

- Editorial Team

Minggu, 2 Oktober 2022 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Faruuq. ©okedaily.com/Hainor Rahman

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Faruuq. ©okedaily.com/Hainor Rahman

OKEDAILY, JAKARTA – Koordinator Pusat BEM Nusantara meminta pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menindak lanjuti kejadian berujung maut pada, Sabtu (01/10/22), di Stadion Kanjuruhan.

Ahmad Faruuq meminta untuk menindaklanjuti peristiwa ini berupa pencopotan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta dan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat sebagai bentuk pertanggungjawaban pada tragedi tersebut.

Seperti diketahui data sejauh ini, setidaknya 128 orang sipil, 2 polisi yang meninggal dunia dan 180 orang luka-luka dalam perawatan di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya meminta dengan khusus pada pak Kapolri, sebagai bentuk duka cita mendalam, dan pertanggungjawaban atas apa yang terjadi di Kanjuruhan dengan memberhentikan Kapolda Jatim dan Kapolres Malang karena keduanya yang bertanggungjawab pada sisi pengamanan laga Arema versus Persebaya itu,” terang Faruuq melalui keterangan tertulis, Minggu (02/10/2022).

Baca Juga :  IKAPMII Ganding Gelar Resepsi Puncak Harlah PMII ke-63 Dihadiri Ratusan Kader

Tragedi Maut Kanjuruhan, BEM Nusantara Desak Kapolri Copot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang

Korpus BEM Nusantara itu meminta agar Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Malang ditindak secara tegas jika memang terbukti bersalah.

“Saya harap pada Kapolri untuk menindak dan mencopot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang,” jelas Faruuq.

Menurut Faruuq, kedua pihak itu bersalah karena yang bertanggungjawab penuh pada pengamanan laga Arema kontra Persebaya. Akibat pengamanan dengan memakai gas air mata yang sebenarnya dilarang FIFA tragedi berdarah ini terjadi.

Baca Juga :  Begini Cara Cek Penerima BPNT Kemensos

“Sehingga jelas Kapolda dan Kapolres yang memberi instruksi adalah orang yang paling bertanggungjawab,” tegas Faruuq.

Kejadian ini, menurutnya tidak akan terjadi apabila panitia dan aparat Kepolisian bertindak secara presisi dan responsible sehingga sudah siap pada keadaan darurat.

“Jika aparat dan panitia lebih siap mungkin kejadian dengan ratusan korban jiwa ini tidak akan terjadi,” sesalnya.

Faruuq juga menyampaikan duka mendalam atas kejadian maut tersebut. Ia berharap agar kejadian serupa tidak akan terjadi lagi. Oleh karena itu, perlu ada pengusutan tuntas dari pihak kepolisian dengan tindakan tegas.

Baca Juga :  Jual Beli Tanah Wajib Punya BPJS Per 1 Maret 2022

“Kita berharap ke depan semoga kejadian semacam ini tidak terjadi lagi, semoga berdoa agar para keluarga suporter yang meninggal ditabahkan,” ujar Faruuq.

Pada keterangan akhir, Faruuq mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia terlebih mahasiswa untuk mendoakan para korban jiwa di tragedi maut Kanjuruhan.

“Kita semua hari ini berduka, mari sama-sama untuk berdoa kepada korban di tragedi Kanjuruhan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News