Upaya Santri Sukorejo Ngopeni Muslim Minoritas di Pulau Dewata

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santri kerja nyata (SKN) Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo saat mengisi pengajian bersama anak-anak pedalaman Kabupaten Buleleng, tepatnya Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula. ©Okedaily.com/Wandi

Santri kerja nyata (SKN) Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo saat mengisi pengajian bersama anak-anak pedalaman Kabupaten Buleleng, tepatnya Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula. ©Okedaily.com/Wandi

OkeDaily.com Upaya pesantren mendidik santrinya tidak hanya ditempuh dengan cara-cara dalam kelas atau ngaji selama di pesantren, namun juga diajarkan langsung terjun ke masyarakat untuk mempraktekkan ilmu yang dimilikinya.

Seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo Situbondo. Sebanyak 10 santrinya yang tergabung dalam program Santri Kerja Nyata (SKN). Kegiatan ini dilakukan setiap tahun.

Baca Juga :  Pelabuhan Gilimanuk akan Ditutup, Pastikan Anda Mengetahui Tanggalnya

Kali ini, para santri mendapat tugas di wilayah pedalaman Kabupaten Buleleng, tepatnya Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula. Jumlah Muslim disana ada 37 KK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua Ikatan Santri Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Kabupaten Buleleng, Abdul Karim Abraham yang lebih akrab disapa Karim, walaupun kebiasaannya, santri yang bertugas ditempatkan di wilayah yang ada alumni untuk memudahkan pelaksanaan, namun kali ini memilih ditempat yang justru sebaliknya, bahkan Wilayah Minoritas Muslim.

Tujuannya, menjalin atau memperkuat jalinan persaudaraan antar sesama muslim, kedua mengaplikasikan ilmu yang didapat selama di pondok pesantren kepada masyarakat.

Baca Juga :  Halal Bihalal Gubernur dan MUI Bali, Zulfikar: Bersama Wujudkan Bali Harmoni

Kemudian, sebagai media pembelajaran bagi santri itu sendiri, bagaimana masyarakat Desa Sambirenteng bisa mempertahankan akidah agamanya di tengah akses dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang minim.

“Sekaligus santri juga belajar bagaimana muslim yang minoritas itu bisa menjalin hubungan harmonis bersama Umat Hindu,” ungkap Karim.

Upaya Santri Sukorejo 'Ngopeni' Muslim Minoritas di Pulau Dewata

Ketika Karim bertanya kepada para santri bagaimana perasaannya ketika ditempatkan di wilayah Muslim Minoritas, meraka (para santri) merasa bersyukur bisa ikut kegiatan disana, di daerah yang sama sekali tidak dikenal.

Baca Juga :  Muhasabah Ramadhan: Dialog Gus Fayyadl Bersama Masyarakat Muslim Bali

“Kata adik-adik santri mereka mendapat pengalaman baru dan mereka menjadi sadar bahwa masyarakat membutuhkan ‘pengabdi’ yang siap terjun ke akar rumput,” terangnya.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan meliputi : Kajian keislaman, praktek ibadah untuk Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), Tadarrus dan Hotmil Quran, Bakti Sosial berupa pembagian sembako.

“Khusus pembagian sembako para santri menyantuni tidak hanya kepada muslim, tapi juga saudara-saudara Umat Hindu,” terangnya.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi, Zulfikar DPRD Bali Ajak Masyarakat Meneladani Cinta Nabi Terhadap Lingkungan

Menurut Karim, kegiatan santunan tersebut membuktikan, bahwa toleransi yang diajarkan pesantren, khususnya Ponpes Sukorejo dalam hal kebaikan sosial berlaku untuk semua masyarakat tanpa melihat identitas apa agamanya.

“Seperti teladan Gus Dur, bahwa ketika kita berbuat baik orang tidak akan bertanya apa agamanya,” lanjutnya.

Upaya Santri Sukorejo 'Ngopeni' Muslim Minoritas di Pulau Dewata

Selaku Ketua IKSASS Buleleng, Karim berharap santri kedepannya bisa mempersiapkan diri, utamanya dalam bidang ibadah, seperti menjadi Imam Sholat, Khotib, Bilal, mimpin tahlil, dan ibadah terapan yang biasa dibutuhkan di masyarakat.

Baca Juga :  Fraksi Gerindra DPRD Bali Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako

Ini dasar untuk nanti setelah menjadi alumni bisa langsung bermanfaat bagi masyarakat, utamanya dalam penugasan dakwah di daerah minoritas. Karena kedepan, saya berharap alumni pondok pesantren, bisa berkecimpung dalam dakwah dakwah di daerah minoritas.

“Sebab ketika kita abai, maka mereka akan ‘diopeni’ oleh pihak lain yang secara pemahaman keagamaannya bertentangan dengan Ahlussunnah wal Jamaah,” terangnya.

Apalagi menurut Karim, Pengasuh Pesantren, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy sangat mendukung para santri atau alumni berdakwah di daerah minoritas.

Baca Juga :  Kang Iboy : Sejarah Sumberklampok, Desa di Ujung Barat Buleleng

“Alhamdulillah, bahkan direncanakan menempatkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibrahimy (Unib) tahun 2025 di Buleleng sebanyak 6 posko KKN,” katanya.

Kehadiran para santri yang berdakwah di wilayah tersebut walau singkat dari 4-8 Maret, mendapat sambutan positif dan masyarakat merasa senang.

“Respon masyarakat sangat welcome, selalu mendukung setiap agenda yg dirancang, dan mereka merasa ada yg memperhatikan sebagai minoritas,” katanya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPRD Bali Zulfikar Dorong Pelayanan Maksimal bagi Jemaah Haji Bali
IPTU Iskandar Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian Polri
Kanwil ImiPas Sumut Gandeng HBB Medan Bagikan Ribuan Paket Sembako
Di Bulan Suci RSUD Moh Anwar Sumenep Layani dengan Hati
Aziz Shabibi Berbagi Berkah, Bukber dan Santunan Anak Yatim di Myze Hotel
Jelang Buka Puasa, Gede Tommy Sumertha Bersama Relawan Bagi Ratusan Takjil di Denpasar
Safari Ramadan, Rijalul Ansor dan Densus88 Gaungkan Toleransi Beragama
Sentuhan Kepedulian PPNI Sapudi, Baksos Ramadhan untuk Warga Kurang Mampu

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:12 WIB

Anggota DPRD Bali Zulfikar Dorong Pelayanan Maksimal bagi Jemaah Haji Bali

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:26 WIB

IPTU Iskandar Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian Polri

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:17 WIB

Kanwil ImiPas Sumut Gandeng HBB Medan Bagikan Ribuan Paket Sembako

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:56 WIB

Di Bulan Suci RSUD Moh Anwar Sumenep Layani dengan Hati

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:01 WIB

Aziz Shabibi Berbagi Berkah, Bukber dan Santunan Anak Yatim di Myze Hotel

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights