RSUD dr Moh Anwar Sumenep Pionir Layanan RFA di Madura

- Editorial Team

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati. ©Okedaily.com/ist

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati. ©Okedaily.com/ist

OkeDailycom Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam peningkatan mutu dan efisiensi layanan kesehatan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Direktur Erliyati, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini bertransformasi menjadi institusi medis modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasien.

Salah satu inovasi besar yang menjadi sorotan adalah penerapan prosedur Radio Frequency Ablation (RFA) untuk pengobatan tumor tiroid jinak. Teknologi medis mutakhir ini sebelumnya hanya tersedia di rumah sakit besar di kota-kota besar.

“Prosedur ini tidak memerlukan operasi besar, cukup melalui tusukan kecil menyerupai jarum,” jelas Erfin Sukayati, Kasi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Metode RFA membuat proses penanganan lebih cepat, minim risiko, dan memungkinkan pasien pulang di hari yang sama tanpa perlu rawat inap.

Dengan keberhasilan tersebut, tentu akan menjadi rumah sakit pionir di Madura dalam penerapan teknologi RFA, sebagai komitmennya menghadirkan layanan medis berkualitas tinggi bagi masyarakat daerah.

Baca Juga :  Guru Honorer dan ASN Mengeluh, JMI Desak Pemkab Serdang Bedagai Cairkan Dana Sertifikasi

Selain di bidang medis, rumah sakit ini juga terus melakukan digitalisasi layanan secara menyeluruh. Mulai dari sistem antrean elektronik, pendaftaran poliklinik online, hingga pembayaran non-tunai melalui virtual account kini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan.

“Langkah-langkah ini kami lakukan untuk mempercepat proses administrasi, mengurangi antrean panjang, dan memberikan kenyamanan maksimal kepada pasien,” terang Erfin.

Tidak hanya itu, kedepan juga akan memperluas layanan spesialistik baru, seperti Poli Nyeri, layanan kemoterapi, dan patologi anatomi.

Selain itu, keberadaan Gedung Poli Terpadu dengan fasilitas modern dan ruang tunggu yang lebih nyaman menjadi bukti nyata dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berorientasi pada kemanusiaan.

Baca Juga :  Himbauan Ngawur, Kejari Sumenep Ambil Alih Kewenangan Dewan Pers?

Tak hanya fokus pada layanan kuratif, pihaknya juga memperkuat layanan penunjang dan sosial. Kini tersedia CT Scan kedua, layanan MRI, serta program sosial “La Sehat” yang membantu pasien dalam transportasi pulang ke rumah.

“Seluruh inovasi ini memperkuat posisi kami sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Pulau Madura,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat
Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian
Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut
Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
RSUD Moh Anwar Siapkan Kompensasi Jika Pelayanan Kesehatan Tak Sesuai SOP

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:59 WIB

Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:14 WIB

Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB