Tourist Information Sampaikan Aspirasi Pariwisata Denpasar, Gus Yoga: Akan Dibawa ke Rapat Kerja DPRD Kota Denpasar

- Editorial Team

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para petugas tourist information kawasan pariwisata Kota Denpasar menyampaikan aspirasi terkait peningkatan layanan dan infrastruktur pariwisata kepada Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra (Gus Yoga), di kediamannya di Sanur, 11 Februari 2026.

Para petugas tourist information kawasan pariwisata Kota Denpasar menyampaikan aspirasi terkait peningkatan layanan dan infrastruktur pariwisata kepada Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra (Gus Yoga), di kediamannya di Sanur, 11 Februari 2026.

DENPASAR, Okedaily.com — Para petugas tourist information yang bertugas di kawasan pariwisata Kota Denpasar menyampaikan sejumlah aspirasi terkait peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur pariwisata. Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, di kediamannya di Sanur, Sabtu (11/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para petugas tourist information menyoroti perlunya perbaikan fasilitas penunjang pariwisata, seperti trotoar dan lampu penerangan jalan. Menurut mereka, fasilitas yang layak dan memadai akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang berkunjung ke Denpasar.

Baca Juga :  Pencairan Arisan Get Dipersulit, Anggota Keluhkan Perlakuan Diskriminatif?

Selain itu, aspirasi juga disampaikan terkait kondisi jeti pelabuhan penyeberangan yang dinilai perlu segera diperbaiki guna menunjang kelancaran mobilitas wisatawan. Petugas tourist information juga menekankan pentingnya penataan harga tiket penyeberangan agar mengikuti standar yang jelas, sehingga persaingan usaha dapat berjalan secara sehat dan adil.

Menanggapi hal tersebut, Ida Bagus Yoga Adi Putra menyatakan bahwa seluruh masukan yang disampaikan merupakan aspirasi konstruktif yang sangat penting bagi pengembangan sektor pariwisata Kota Denpasar.

“Kami menyerap aspirasi para tourist information yang bertugas di kawasan pariwisata Kota Denpasar. Banyak masukan konstruktif yang kami peroleh dalam pertemuan tersebut. Seluruh aspirasi ini akan kami bawa ke rapat kerja di DPRD Kota Denpasar untuk selanjutnya ditindaklanjuti,” ujar Yoga.

Baca Juga :  Gus Yoga Ajak Umat Hindu Jaga Kesakralan Nyepi, Hindari Sebarkan Konten yang Bertentangan

Ia berharap, aspirasi yang disampaikan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan, sehingga sektor pariwisata Denpasar semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku pariwisata.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan
UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa
Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara
Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali
Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara
Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:04 WIB

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:48 WIB

Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:20 WIB

Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB