Ada Apa Dibalik Belum Beroperasinya SPBU PT WUS?

- Redaksi

Jumat, 14 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak bangunan SPBU kerjasama antara PT WUS dan PT BJS yang berlokasi di Jalan Raya Sumenep Pantai Lombang, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bertahun-tahun tak kunjung beroperasi. (c)okedaily.com

Nampak bangunan SPBU kerjasama antara PT WUS dan PT BJS yang berlokasi di Jalan Raya Sumenep Pantai Lombang, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bertahun-tahun tak kunjung beroperasi. (c)okedaily.com

Sumenep – Pada tanggal 25 Februari 2019 silam, PT WUS sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep menjalin kerjasama dengan PT BJS dalam bidang usaha pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Diketahui, lokasi pembangunan SPBU berada di Jalan Raya Sumenep Pantai Lombang, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan komposisi nilai kerjasama 95 persen PT WUS dan 5 persen PT BJS.

Dalam perjanjian kerjasama tersebut disebutkan bahwa, biaya pembangunan dan pembelian alat yang berkaitan SPBU dibiayai oleh PT WUS, sedangkan penyediaan lahan dan pembangunan SPBU dibiayai oleh PT BJS sesuai modal investasi yang disepakati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti kerjasama dengan PT WUS, kemudian PT BJS menunjuk PT RAA yang dituangkan dalam Surat Perjanjian Pemborongan untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan SPBU.

Baca Juga :  Bertahun-tahun Nikmati Gaji Buta, ASN SMPN 2 Ra'as Terancam Dipecat?

Dilihat secara kasat mata kini, SPBU hasil kerjasama PT WUS dengan PT BJS tersebut nampak siap untuk memulai usaha penjualan BBM. Maka dengan tidak tampaknya kegiatan operasional, tak ayal mengundang pertanyaan bagi khalayak ramai.

Okedaily.com kemudian mencoba menghubungi pihak PT RAA guna menggali lebih dalam. Apakah ijin operasional menjadi kendala SPBU kerjasama PT WUS dan PT BJS itu, belum memulai kegiatan bisnis BBM-nya, pada Sabtu (08/01).

Keterangan yang diberikan PT RAA, pihaknya sebagai pelaksana pembangunan SPBU di Batang-batang telah menyelesaikan tugasnya.

“Saya hanya sebagai pelaksana pembangunan SPBU di Batang-batang atas nama PT BJS. Masalah administrasi termasuk perijinan bukan urusan saya,” jelasnya.

Sepengetahuan pihak RAA, dalam proses penerbitan perijinan operasional SPBU ada aturan yang harus dijalankan.

“Ada beberapa aturan terkait regulasi perijinan SPBU termasuk ijin penebusan, tidak bisa serta merta,” katanya.

Kemudian, Direktur Operasional PT WUS yang dikonfirmasi melalui panggilan seluler tentang belum dioperasikannya SPBU di Batang-batang itu, sempat menanyakan, dari mana awak media mengetahui informasi tersebut.

“Sampeyan tahu dari mana mas? Itu sebenarnya begini, itu dibeli oleh PT WUS dengan syarat kalau sudah jadi dan sudah beroperasi. Sekarang kan posisinya masih atas nama PT BJS,” ujar Direktur Operasional PT WUS, Selasa (11/01).

Kemudian Direktur Operasional PT WUS menyampaikan, apabila awak media ingin tahu kenapa SPBU di Batang-batang tersebut belum beroperasi, ada baiknya konfirmasi langsung kepada HH, dari pihak PT BJS.

Baca Juga :  Aliansi Progresif Sumenep Demo BSI Setempat, Sarang Mafia Perbankan?

Menanggapi keterangan Direktur Operasional PT WUS, awak media pun lantas menghubungi HH dari PT BJS, yang sempat reaktif terhadap konfirmasi yang dilakukan.

“Sampeyan media, saya juga punya media. Saya juga tahu Okedaily itu siapa, yang buat Okedaily itu siapa,” ketusnya via sambungan seluler WhatsApp, pada hari Selasa (11/01).

Lebih lanjut, HH petinggi salah satu partai di Sumenep itu mengatakan, “Tidak ada masalah hanya menunggu kontrak saja,” kata HH, yang mempermasalahkan konfirmasi melalui panggilan seluler dan meminta bertemu langsung. Padahal, awak media telah memohon waktu sebelumnya melalui chat WhatsApp.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo Bangun Mall UMKM untuk Dukung Pelaku Usaha Lokal

Menarik menelusuri perbedaan keterangan yang diberikan para narasumber tentang SPBU plat merah Kota Keris. Dikarenakan, meja redaksi Okedaily.com memperoleh informasi bahwasanya, telah terjadi pembatalan perjanjian kerjasama antara PT WUS degan PT BJS, serta adanya sejumlah initial fee yang telah diberikan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah
Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD
Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026
TPID Sumenep Gelar Pasar Murah EPIK Mobile
Owner PR Cahaya Pro: Tidak Ada Pengusaha yang Mau Melawan Negara
Zulfikar Wijaya DPRD Bali Terima Aspirasi UMKM Warung Madura

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:22 WIB

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 1 April 2026 - 02:24 WIB

Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:21 WIB

Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:17 WIB

HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:31 WIB

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Berita Terbaru