Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

- Editorial Team

Rabu, 1 April 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim. ©okedaily.com/ist

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim. ©okedaily.com/ist

Surabaya, OkeDaily.com – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, berharap rencana pengeboran Minyak dan Gas Bumi (Migas) oleh Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) di Pulau Kangean berhasil.

Hal itu disampaikan Wabup Imam, pada Selasa (31/03), saat menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2025 di gedung DPRD setempat.

Dikatakan Wabup Imam, dengan suksesnya rencana tersebut akan berdampak positif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia juga berbicara tantangan serius pada sektor migas, mengingat investasi serupa di wilayah Sumenep mengalami penurunan signifikan, terutama pada blok-blok offshore yang sudah lama berproduksi.

Lebih jauh, ia menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang mengindikasikan turunnya investasi migas, salah satunya ialah decline rate pada sumur migas (lama) yang produksinya terus menurun.

Menurutnya, blok migas di Sumenep masuk kategori mature field, sehingga produksi yang semula tinggi kini memasuki fase penurunan. Kemudian adanya kendala ekonomi, yakni biaya produksi pengeboran relatif tinggi, sementara harga minyak dunia fluktuatif.

Baca Juga :  HUT RDG ke-12, Zulfikar: De Gadjah Orang yang Berkomitmen

Selain itu, sambungnya, kebijakan nasional yang mulai mendorong energi baru terbarukan (EBT), sehingga investor menunda pengembangan pada sektor migas.

“Semoga rencana pengeboran Migas di Pulau Kangean yang kemarin sudah selesai seismik 3D bisa berhasil sehingga bisa meningkatkan investasi,” tuturnya.

Meski menghadapi penurunan di sektor migas, Pemda Sumenep menegaskan bahwa investasi non-migas justru mengalami peningkatan. Sektor pariwisata, UMKM, dan koperasi menjadi tumpuan baru dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Baca Juga :  Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

“Ini momentum bagi Sumenep untuk memperkuat ekonomi berbasis masyarakat, dari hulu ke hilir, agar lebih berdaya tahan,” imbuhnya.

Ketua DPC PKB Sumenep itu juga menyebut, pada tahun 2025 tren investasi di Kota Keris mengalami penurunan yaitu Rp2,6 triliun diibandingkan tahun sebelumnya Rp2,7 triliun. “Hal ini disebabkan menurunnya investasi sektor Migas,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Nurifan Hairi

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah
TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional
Le Cataya Hadirkan “Padel Experience”, Destinasi Olahraga dan Wellness Modern di Denpasar Timur
Perkuat Ekonomi Rakyat, Bupati Sumenep Dorong Koperasi Tumbuh Sehat dan Berdaya Saing
Mahasiswa KKN 02 Universitas Yudharta Pasuruan Dorong Inovasi Olahan Jagung, Berikut Pelatihannya
Le Cataya Hadirkan Reformer Pilates di The Cakra Hotel Bali, Terbuka untuk Umum
Gandeng Investor, DPMPTSP Sumenep Intensifkan Pengawasan dan Bimbingan LKPM
Sejumlah Stand Rubaru Agro Wisata Fest 2026 Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya

Related News

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:34 WIB

TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:12 WIB

Le Cataya Hadirkan “Padel Experience”, Destinasi Olahraga dan Wellness Modern di Denpasar Timur

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:52 WIB

Perkuat Ekonomi Rakyat, Bupati Sumenep Dorong Koperasi Tumbuh Sehat dan Berdaya Saing

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:35 WIB

Mahasiswa KKN 02 Universitas Yudharta Pasuruan Dorong Inovasi Olahan Jagung, Berikut Pelatihannya

Latest News

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB

Unit mesin bantuan program PPM HCML 2026 untuk kelompok nelayan kakap merah di Pesisir Pancor. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, akses pasar, dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:37 WIB