Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim. ©okedaily.com/ist

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim. ©okedaily.com/ist

Surabaya, OkeDaily.com – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, berharap rencana pengeboran Minyak dan Gas Bumi (Migas) oleh Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) di Pulau Kangean berhasil.

Hal itu disampaikan Wabup Imam, pada Selasa (31/03), saat menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2025 di gedung DPRD setempat.

Dikatakan Wabup Imam, dengan suksesnya rencana tersebut akan berdampak positif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia juga berbicara tantangan serius pada sektor migas, mengingat investasi serupa di wilayah Sumenep mengalami penurunan signifikan, terutama pada blok-blok offshore yang sudah lama berproduksi.

Lebih jauh, ia menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang mengindikasikan turunnya investasi migas, salah satunya ialah decline rate pada sumur migas (lama) yang produksinya terus menurun.

Menurutnya, blok migas di Sumenep masuk kategori mature field, sehingga produksi yang semula tinggi kini memasuki fase penurunan. Kemudian adanya kendala ekonomi, yakni biaya produksi pengeboran relatif tinggi, sementara harga minyak dunia fluktuatif.

Baca Juga :  FGD AMOS bersama SKK Migas, Ini yang Diminta oleh Perwakilan Aktivis Kepulauan Sapudi

Selain itu, sambungnya, kebijakan nasional yang mulai mendorong energi baru terbarukan (EBT), sehingga investor menunda pengembangan pada sektor migas.

“Semoga rencana pengeboran Migas di Pulau Kangean yang kemarin sudah selesai seismik 3D bisa berhasil sehingga bisa meningkatkan investasi,” tuturnya.

Meski menghadapi penurunan di sektor migas, Pemda Sumenep menegaskan bahwa investasi non-migas justru mengalami peningkatan. Sektor pariwisata, UMKM, dan koperasi menjadi tumpuan baru dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Baca Juga :  Ketum PBNU Letakkan Batu Pertama RSNU Jember, Bupati Hendy Bahagia

“Ini momentum bagi Sumenep untuk memperkuat ekonomi berbasis masyarakat, dari hulu ke hilir, agar lebih berdaya tahan,” imbuhnya.

Ketua DPC PKB Sumenep itu juga menyebut, pada tahun 2025 tren investasi di Kota Keris mengalami penurunan yaitu Rp2,6 triliun diibandingkan tahun sebelumnya Rp2,7 triliun. “Hal ini disebabkan menurunnya investasi sektor Migas,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Nurifan Hairi

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: okedaily.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah
Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026
TPID Sumenep Gelar Pasar Murah EPIK Mobile
Owner PR Cahaya Pro: Tidak Ada Pengusaha yang Mau Melawan Negara
Zulfikar Wijaya DPRD Bali Terima Aspirasi UMKM Warung Madura
Dirut Bungkam, Dugaan Kredit Tanpa Agunan di BPRS Bhakti Sumekar Kian Menguat

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:22 WIB

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 1 April 2026 - 02:24 WIB

Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:21 WIB

Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:17 WIB

HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:31 WIB

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights