Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Mempawah, Soroti Kelangkaan Solar dan Dugaan Pungli di SPBU

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa aksi memadati gedung DPRD Kabupaten Mempawah, menyampaikan aspirasi terkait kelangkaan BBM Subsidi jenis bio solar. ©okedaily.com

Ratusan massa aksi memadati gedung DPRD Kabupaten Mempawah, menyampaikan aspirasi terkait kelangkaan BBM Subsidi jenis bio solar. ©okedaily.com

Pontianak, OkeDaily.com – Lebih dari 200 sopir truk menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Mempawah pada, Selasa (3/6/2026), sebagai bentuk protes terhadap sulitnya mendapatkan solar subsidi yang dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan para pelaku transportasi dan masyarakat.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan dan keluhan yang dinilai menjadi penyebab semakin sulitnya akses terhadap solar subsidi.

Mereka menyoroti dugaan maraknya penimbunan solar oleh oknum tertentu yang kerap disebut sebagai “siluman solar”, namun hingga kini dinilai belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, para sopir mengeluhkan harga solar eceran yang disebut-sebut mencapai dua kali lipat dari harga resmi pemerintah. Kondisi ini dinilai semakin memberatkan biaya operasional kendaraan, terutama bagi para sopir angkutan barang yang menggantungkan penghasilannya pada ketersediaan BBM subsidi.

Baca Juga :  Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Mempawah, Soroti Kelangkaan Solar dan Dugaan Pungli di SPBU

Massa juga menyoroti dugaan praktik pungutan liar di sejumlah SPBU. Mereka meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pengawasan lebih ketat agar distribusi solar subsidi benar-benar tepat sasaran.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah ketidaksesuaian antara jumlah pasokan solar dengan distribusi di lapangan. Berdasarkan informasi yang disampaikan peserta aksi, satu SPBU menerima pasokan sekitar 8 ton solar.

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Namun dalam praktiknya di lapangan, antrean sering kali berhenti pada nomor urut sekitar 35 kendaraan, dengan jatah pengisian 80 liter per kendaraan. Jika dihitung secara sederhana, 35 kendaraan dengan kuota 80 liter hanya menghabiskan sekitar 2.800 liter solar.

Sementara itu, pasokan yang masuk disebut jauh lebih besar dari angka tersebut. Kondisi ini memunculkan tanda tanya di kalangan sopir mengenai ke mana sisa distribusi solar tersebut mengalir.

“Kami hanya ingin solar subsidi benar-benar sampai kepada yang berhak. Jangan sampai kami mengantre berjam-jam, bahkan berhari-hari, tetapi tetap tidak kebagian,” ujar salah seorang peserta aksi.

Baca Juga :  Alat Ukiran Terbilang Kuno, Pengrajin Karduluk Harap Perhatian Pemkab Sumenep

Para demonstran mendesak DPRD Mempawah bersama pemerintah daerah, Pertamina, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap distribusi solar subsidi.

Mereka berharap persoalan yang selama ini dikeluhkan para sopir angkutan barang tidak lagi berulang, dan distribusi BBM subsidi dapat berlangsung secara transparan serta adil.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Perwakilan massa diterima untuk menyampaikan aspirasi,dan berharap adanya langkah konkret guna mengatasi kelangkaan solar yang dinilai semakin merugikan masyarakat, dan pelaku usaha transportasi di Kabupaten Mempawah.

Facebook Comments Box

Penulis : Thaifur Rasyid

Editor : Mashudi Surahman

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

The Cakra Hotel Hadirkan Promo Staycation Libur Sekolah untuk Keluarga
Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah
Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD
Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026
TPID Sumenep Gelar Pasar Murah EPIK Mobile
Owner PR Cahaya Pro: Tidak Ada Pengusaha yang Mau Melawan Negara

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIB

The Cakra Hotel Hadirkan Promo Staycation Libur Sekolah untuk Keluarga

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:53 WIB

Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Mempawah, Soroti Kelangkaan Solar dan Dugaan Pungli di SPBU

Rabu, 8 April 2026 - 19:22 WIB

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 1 April 2026 - 02:24 WIB

Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:21 WIB

Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB