Heboh Camat Gayam Minta Kades Se-Kecamatan Bertemu Persuasif, Ada Apa?

- Editorial Team

Senin, 7 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Beberapa hari yang lalu pada tanggal 3 Februari 2022, beredar rekaman salah satu pegawai Kecamatan Gayam Pulau Sapudi, memberikan atensi terhadap sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Gayam.

Rekaman tersebut bocor di WhatsApp Group Asosiasi Wartawan dan LSM Sapudi (AWALS) dan sempat menjadi buah sorotan awak media.

Informasi yang didapat media Okedaily.com, dari rekaman tersebut Pria berinisial Q mengatakan sangat menyesali terhadap kepala desa se-Kecamatan Gayam yang sudah melakukan Sowan (silaturahim, Red) kepada Bapak Camat Gayam, RB Mohammad Mansur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi dia, sowan tersebut merupakan suatu hal yang mulia, namun dirinya merasa sangat terkecoh serta sangat menyayangkan terhadap kedatangan kepala desa kepada Camat Gayam.

“Harusnya  mereka bisa membuat satu event, bagaimana Pak Camat yang sudah sekian bulan tidak masuk kantor dengan alasan sakit, kini bisa ngantor,” ujarnya.

Selanjutnya, ia mengungkapkan saat ini terbukti bahwa Camat Gayam sudah sehat, namun ternyata tetap tidak masuk kantor.

“Baru hari Senin datang hari ini pulang, Senin, Selasa, Rabu, Kamis,” sesalnya.

Bahkan dirinya menilai, sebenarnya tujuannya seorang pimpinan itu bagaimana, dan ini perlu disikapi oleh seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Gayam.

“Kantor tidak pernah menjadi perhatian tanggung jawabnya Pak Camat selaku pimpinan di Kecamatan Gayam,” jelasnya.

Pria yang juga pendatang itu, sangat mengharapkan Kepala Desa yang melakukan koordinasi persuasif itu bisa memberikan masukan yang segar dan positif agar pak camat bisa melaksanakan tugasnya dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

“Namun kenyataannya seperti ini, jadi Gayam ini dalam setahun yang akan datang mudah-mudahan yah ada camat baru yang bisa mewarnai,” harapnya.

Q membeberkan, jika sebentar lagi camat Gayam akan pensiun dan dirinya mengaku juga akan pensiun, sehingga ia menginginkan Camat yang akan datang bisa mampu mendongkrak keterbelakangan Kecamatan Gayam.

“Sehingga Gayam bisa bersaing dan mampu muncul di permukaan Kabupaten Sumenep dengan baik,” Tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Gayam, H Suriyanto membenarkan bahwa, sejumlah Kepala Desa bertemu dengan Camat Gayam.

Baca Juga :  Sepatu Tua Guru Honorer dan Surat Terbuka untuk Menteri Nadiem Makarim

H Suriyanto menyampaikan terkait yang melakukan pertemuan persuasif dengan Camat Gayam hanya tiga Desa. Pada saat disinggung maksud pertemuan persuasif itu, dirinya mengaku tidak hadir.

“Saya tak hadir dik, yang hadir kalau tidak salah Desa Gendang Timur, Prambanan dan Nyamplong,” Tuturnya.

Melalui sambungan teleponnya, Kapala Desa Nyamplong, Mutawa menyampaikan bahwa, maksud kedatangannya karena mendengar kabar Camat Gayam akan pulang ke Sumenep.

Baca Juga :  Aktivis Kepulauan Desak Bupati Sumenep Ganti KMP Wicitra Dharma

Sehingga dirinya mewakili Kepala Desa yang lainnya untuk bertemu dikarenakan sedang sibuk benturan dengan Kegiatan Pengajian IKSASS.

“Saya datang kesana hanya minta maaf, karena tak hadir waktu rapat, sekalian menyambangi karena kemarin waktu sakit tidak menjenguk ke Sumenep,” pungkasnya.

Melalui sambungan pesan selulernya, Camat Gayam RB Mohammad Mansur, tidak merespon saat dikonfirmasi oleh awak media, maksud baik menanyakan alasan tak masuk kantor meski dikatakan sehat oleh bawahannya, ia pun juga tidak menjawab meski pesan tersebut menandakan sudah masuk.

Baca Juga :  Meramal Sikap Diamnya Dibalik Program Pengadaan Batik ASN, Bupati Sumenep?

Sebelumnya, camat Gayam dikabarkan berbulan bulan tidak masuk kantor lantaran sedang mengalami sakit struk ringan, bahakan terhitung sejak akhir bulan 2021.

Informasi yang dihimpun okedaily.com, Camat Gayam sempat mendapatkan perawatan intens di Ruang UGD salah satu rumah sakit di Sumenep, Kemudian juga sempat di Rawat di RS Surabaya.

Minggu kemarin, Camat Gayam kembali bertugas di Kantor Kecamatan Gayam, hanya terhitung 5 Hari masuk Kantor, namun saat ini sudah tak ada lagi di Kantornya, meski ia dikabarkan sudah sembuh dari penyakitnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI
Tommy Sumertha Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Optimistis Benahi Program Makan Bergizi Gratis

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Latest News