Aktivis Kepulauan Desak Bupati Sumenep Ganti KMP Wicitra Dharma

- Redaksi

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Pulau Sapudi, Hasan Al-Hakiki duduk santai sambil menikmati kopi hitam favoritnya. ©Okedaily.com/Istimewa

Aktivis Pulau Sapudi, Hasan Al-Hakiki duduk santai sambil menikmati kopi hitam favoritnya. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com Menjelang musim mudik Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, diminta hadir mendengarkan keluh kesah masyarakat Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura.

Hal tersebut dikarenakan belakangan ini masyarakat Pulau Sapudi sering mengeluhkan kondisi transportasi laut atau kapal ferry yang memuat penumpang rute Kalianget – Pulau Sapudi – Situbondo.

Baca Juga :  HMI Cabang Medan Mati Suri, Revitalisasi Hanya Seremonial?

Pasalnya, kapal motor penyeberangan (KMP) yang selama ini melayani untuk kepentingan perekonomian masyarakat Pulau Sapudi sering terjadi kendala mesin alias macet di tengah laut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KMP Wicitra Dharma yang berada dibawah naungan PT Dharma Dwipa Utama (DDU) itu sudah dianggap tidak layak. Bahkan, aturan terbaru mengharuskan bahwa kapal penyebrangan bermesin dua dan memiliki ramdor dua pula, depan dan belakang.

Aktivis Pulau Sapudi, Hasan Al-Hakiki, meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep agar segera mengganti kapal penyeberangan yang lebih besar, layaknya seperti KMP Munggiyango Hulalo.

Baca Juga :  Restrukturisasi dan Penguatan, BEM Nusantara Daerah Jatim Gelar Rakerda di UIN SATU

Menurutnya, saat ini perkembangan perekonomian masyarakat Pulau Sapudi berpangku tangan terhadap kendaraan laut untuk mengangkut barang dan penumpang.

“Perekonomian di Pulau kami semakin berkembang pesat, perlu didukung dengan infrastruktur yang mapan dan transportasi laut yang memadai,” ujarnya kepada Media ini, Minggu (2/3).

Pria yang akrab dipanggil Kiki itu, menilai bahwa saat ini perahu barang milik perorangan di Pulau Sapudi juga tinggal hitungan jari.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Mendorong Baznas Lebih Kreatif dan Inovatif, Berikut Sarannya

Semakin banyaknya muatan barang yang mau dibawa menuju Pulau Sapudi terpaksa harus diantrikan karena kapasitas perahu yang terbatas.

Sedangkan trevel barang dan truck juga dibatasi akibat kapasitas kapal tidak memadai dan diatur oleh peraturan penyebrangan.

“Banyak perahu yang dijual, ada juga yang tenggelam, makanya pergantian kapal yang lebih besar sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Semarak dengan Kehadiran Tharisa Irawan, GPS Pabian Gelar Santunan

Selain itu, Pria jebolan PMII Probolinggo itu menjelaskan bahwa kapal feri yang ada saat ini sering dijadikan permainan oleh oknum otoritas pelabuhan.

Kapasitas kapal yang kecil mengakibatkan antar pengguna kapal atau pemilik kendaraan sering kali terlibat saling senggol untuk mendapatkan tiket. Meskipun bukan jalur mudik, Namun tetap saja dijadikan permainan.

“Kedoknya tiket kendaraan mobil harus pesan lebih awal untuk mendapatkan antrian, tapi kenyataannya masih ada slot kendaraan yang sengaja dikosongkan untuk dijual mahal oleh oknum,” tegasnya.

Baca Juga :  Bukan Surat Terbuka Untuk Bupati Sumenep

Oleh sebab itu, aktivis pemuda Kepulauan itu meminta agar Pemkab Sumenep segera membantu untuk mengabulkan permintaan kebutuhan masyarakat agar perekonomian sapudi semakin terus berkembang.

Meskipun Pemkab Sumenep sudah menghadirkan kapal cepat untuk masyarakat Pulau Sapudi. Namun, kapal tersebut hanya bisa dinikmati oleh masyarakat kelas menengah ke atas dan tidak bisa membawa kendaraan.

“Sangat sedikit penumpang yang ikut. Sementara kendaraan barang tetap menunggu kapal feri,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Media ini belum menerima keterangan resmi dari pihak pemerintah kabupaten Sumenep maupun pengelola KMP Wicitra Dharma.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB