Aktivis Kepulauan Desak Bupati Sumenep Ganti KMP Wicitra Dharma

- Editorial Team

Minggu, 2 Maret 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Pulau Sapudi, Hasan Al-Hakiki duduk santai sambil menikmati kopi hitam favoritnya. ©Okedaily.com/Istimewa

Aktivis Pulau Sapudi, Hasan Al-Hakiki duduk santai sambil menikmati kopi hitam favoritnya. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com Menjelang musim mudik Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, diminta hadir mendengarkan keluh kesah masyarakat Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura.

Hal tersebut dikarenakan belakangan ini masyarakat Pulau Sapudi sering mengeluhkan kondisi transportasi laut atau kapal ferry yang memuat penumpang rute Kalianget – Pulau Sapudi – Situbondo.

Baca Juga :  Hujan Deras Guyur Kota Sumenep, Pengendara Diminta Hindari Jalan Dr Wahidin

Pasalnya, kapal motor penyeberangan (KMP) yang selama ini melayani untuk kepentingan perekonomian masyarakat Pulau Sapudi sering terjadi kendala mesin alias macet di tengah laut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KMP Wicitra Dharma yang berada dibawah naungan PT Dharma Dwipa Utama (DDU) itu sudah dianggap tidak layak. Bahkan, aturan terbaru mengharuskan bahwa kapal penyebrangan bermesin dua dan memiliki ramdor dua pula, depan dan belakang.

Aktivis Pulau Sapudi, Hasan Al-Hakiki, meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep agar segera mengganti kapal penyeberangan yang lebih besar, layaknya seperti KMP Munggiyango Hulalo.

Baca Juga :  Ratusan Juta Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai, Agung Prayoga: Peredaran Masih Marak

Menurutnya, saat ini perkembangan perekonomian masyarakat Pulau Sapudi berpangku tangan terhadap kendaraan laut untuk mengangkut barang dan penumpang.

“Perekonomian di Pulau kami semakin berkembang pesat, perlu didukung dengan infrastruktur yang mapan dan transportasi laut yang memadai,” ujarnya kepada Media ini, Minggu (2/3).

Pria yang akrab dipanggil Kiki itu, menilai bahwa saat ini perahu barang milik perorangan di Pulau Sapudi juga tinggal hitungan jari.

Baca Juga :  Jelang Tahapan Kampanye, KPU Sumenep Gelar Media Gathering Pemilu Serentak 2024

Semakin banyaknya muatan barang yang mau dibawa menuju Pulau Sapudi terpaksa harus diantrikan karena kapasitas perahu yang terbatas.

Sedangkan trevel barang dan truck juga dibatasi akibat kapasitas kapal tidak memadai dan diatur oleh peraturan penyebrangan.

“Banyak perahu yang dijual, ada juga yang tenggelam, makanya pergantian kapal yang lebih besar sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Viral Uang Kertas Pecahan Seratus Ribu Rupiah, Dinsos P3A Sumenep : Itu Uang Pribadi Bu Kabid

Selain itu, Pria jebolan PMII Probolinggo itu menjelaskan bahwa kapal feri yang ada saat ini sering dijadikan permainan oleh oknum otoritas pelabuhan.

Kapasitas kapal yang kecil mengakibatkan antar pengguna kapal atau pemilik kendaraan sering kali terlibat saling senggol untuk mendapatkan tiket. Meskipun bukan jalur mudik, Namun tetap saja dijadikan permainan.

“Kedoknya tiket kendaraan mobil harus pesan lebih awal untuk mendapatkan antrian, tapi kenyataannya masih ada slot kendaraan yang sengaja dikosongkan untuk dijual mahal oleh oknum,” tegasnya.

Baca Juga :  Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

Oleh sebab itu, aktivis pemuda Kepulauan itu meminta agar Pemkab Sumenep segera membantu untuk mengabulkan permintaan kebutuhan masyarakat agar perekonomian sapudi semakin terus berkembang.

Meskipun Pemkab Sumenep sudah menghadirkan kapal cepat untuk masyarakat Pulau Sapudi. Namun, kapal tersebut hanya bisa dinikmati oleh masyarakat kelas menengah ke atas dan tidak bisa membawa kendaraan.

“Sangat sedikit penumpang yang ikut. Sementara kendaraan barang tetap menunggu kapal feri,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Media ini belum menerima keterangan resmi dari pihak pemerintah kabupaten Sumenep maupun pengelola KMP Wicitra Dharma.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura
Kompeten! Prengki Wirananda Dinobatkan Terbaik UKW 2026 Tingkat Utama
Perkuat Solidaritas, Silaturahmi Lintas Generasi Menwa Mahatara Batalyon C Sukses Digelar
Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Related News

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Senin, 21 September 2026 - 19:07 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam

Minggu, 20 September 2026 - 08:24 WIB

Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal

Kamis, 17 September 2026 - 13:33 WIB

Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Latest News

Festival Tani Ganding 2026 resmi digelar meriah. Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim apresiasi kreativitas petani Ganding. ®okedaily.com [Foto: Dok. Diskominfo Sumenep]

Nasional

Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam

Senin, 21 Sep 2026 - 19:07 WIB