Langkah Hukum Dimulai, Aliansi Progresif Sumenep Sambut Tantangan BPRS Bhakti Sumekar

- Redaksi

Selasa, 4 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Demonstrasi Aliansi Progresif Sumenep di depan kantor pusat BPRS Bhakti Sumekar. ©okedaily.com/Bang_dJ

Aksi Demonstrasi Aliansi Progresif Sumenep di depan kantor pusat BPRS Bhakti Sumekar. ©okedaily.com/Bang_dJ

OKEDAILY, MADURA Aliansi Progresif Sumenep ternyata tak main-main dalam mempertanyakan kerjasama antara BPRS Bhakti Sumekar dengan Puskesmas se-Kabupaten Sumenep, pada kerjasama pengelolaan pembayaran Jaspel Dana Kapitasi.

Menindaklanjuti kebuntuan saat audiensi, Aliansi Progresif Sumenep yang terdiri dari lintas elemen melakukan aksi unjuk rasa ke BPRS Bhakti Sumekar yang terletak di Jalan Trunojoyo Kota Sumenep.

Dalam orasinya Ketua DPD Laskar Anti Korupsi (LAKI) Jawa Timur, Bagus Junaidi menyatakan bahwasanya badan usaha milik daerah (BUMD) Sumenep itu terlalu jauh melampaui kewenangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembayaran Jaspel Dana Kapitasi yang saat ini dikelola oleh BPRS Bhakti Sumekar, yang notabene adalah Bank milik pemerintah kabupaten Sumenep, sudah jauh melampaui batas,” terangnya di sela-sela aksi, Selasa (4/10).

Baca Juga :  Polsek Sapudi Ungkap Kasus Dugaan Pencurian Emas dan HP, Pemain Lama Tak Jerah?

Menurut Bagus Junaidi, pihak BPRS Bhakti Sumekar telah berani mengelola pembayaran Jaspel Dana Kapitasi Puskesmas se-Kabupaten Sumenep tanpa payung hukum yakni, penetapan Bupati Sumenep.

BPRS Bhakti Sumekar juga dianggap tidak serius menyikapi apa yang Aliansi Progresif Sumenep lakukan demi transparansi dan ketaatan aturan dalam pengelolaan Jaspel Dana Kapitasi karena tidak mengundang perwakilan mitranya, Kepala Puskesmas.

Ketua Masyarakat Pengamat Percepatan Pembangunan Sumenep (MP3S), Musahnan yang ikut berorasi mengaku bingung. Apa yang membuat BPRS Bhakti Sumekar tidak bisa menghadirkan perwakilan Kepala Puskesmas.

Estafet mik orasi kemudian beralih kepada aktivis yang telah lama hilang dari peredaran, Ainur Rahman. Meminjam istilah Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang tengah viral ‘Turun Gunung’.

Baca Juga :  Gara-gara Bungkus Kacang, Supir Ugal-ugalan Depan Dinas Pendidikan

Kondisi matahari yang menyengat meski waktu belum memasuki siang hari, tanpa tedeng aling-aling Ainur Rahman langsung meminta Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar untuk keluar menemui atau massa aksi yang masuk ke dalam.

Pria yang sekarang berdomisili di Jember tersebut menyampaikan, jika ia tidak peduli dengan pola bisnis yang dilakukan BPRS Bhakti Sumekar tetapi dirinya ingin mengetahui kejelasan regulasi yang digunakan.

“Saya pernah ditawari menaruh uang di BPRS Bhakti Sumekar 1Miliar saja, saya dapat ninja 250CC (Sepeda motor sport, red). Bagaimana dengan Dana Kapitasi yang puluhan miliar itu? Tapi kami tidak bicara itu, yang kami tanyakan regulasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Berbagai Elemen Kutuk Pemukulan Yang Dilakukan Polisi Sumenep Saat Aksi Demo GPDR
Aliansi Progresif Sumenep layangkan surat dumas ke polres Sumenep atas dugaan penyalahgunaan wewenang Dana Jaspel Puskesmas oleh BPRS Bhakti Sumekar. ©okedaily.com/Bang_dJ

Seolah menyambut panggilan Ainur, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar kemudian keluar menemui massa aksi dan diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.

Mengenakan kacamata hitam, Hairil Fajar tetap bersikukuh kalau pengelolaan Jaspel Dana Kapitasi tidak melanggar aturan dan hanya menerima pengalihan dari Bank Jatim. Bahkan ia mengibaratkan dengan menjual soto.

Selanjutnya Hairil Fajar memberikan tantangan kepada massa aksi untuk menguji secara hukum terkait kerjasama Jaspel Dana Kapitasi dengan Puskesmas se-Kabupaten Sumenep.

Tantangan yang diberikan Direktur BPRS Bhakti Sumekar terhadap peserta aksi pun dijawab oleh Aliansi Progresif Sumenep yang serentak membubarkan diri dan lantas bergerak menuju Polres Sumenep guna melayangkan Pengaduan Masyarakat.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aspirasi Warga Sesetan Menguat, PemKot Berjanji Melakukan Penggantian Mesin dan Evaluasi Pengelolaan TPS3R Sesetan
TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas
Paradoks Kenaikan Harga BBM di Tengah Dinamika Geopolitik Global di Selat Hormuz
Hakim Tolak Penangguhan, Kuasa Hukum Tomy Priatna: “Semakin Lama Ditahan, Perlawanan Akan Membesar”
Anggota DPRD Bali Apresiasi Pemerintah Prabowo, Minta Warga Tak Panik Soal BBM
Anggota DPR RI Iman Sukri Soroti Macet Parah di Gilimanuk, Dorong Pelabuhan Alternatif
De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Danau Yeh Malet, Dorong Potensi Wisata Karangasem
Komisaris Rangkap Plt Dirut PT Sumekar, Sudarsono: Potensi Konflik Kepentingan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:26 WIB

Aspirasi Warga Sesetan Menguat, PemKot Berjanji Melakukan Penggantian Mesin dan Evaluasi Pengelolaan TPS3R Sesetan

Rabu, 8 April 2026 - 15:39 WIB

TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas

Selasa, 7 April 2026 - 22:29 WIB

Paradoks Kenaikan Harga BBM di Tengah Dinamika Geopolitik Global di Selat Hormuz

Selasa, 7 April 2026 - 22:13 WIB

Hakim Tolak Penangguhan, Kuasa Hukum Tomy Priatna: “Semakin Lama Ditahan, Perlawanan Akan Membesar”

Minggu, 5 April 2026 - 19:10 WIB

Anggota DPRD Bali Apresiasi Pemerintah Prabowo, Minta Warga Tak Panik Soal BBM

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Verified by MonsterInsights