Raja Hantu Sebut Erina Pembohong Besar, Ini Alasannya

- Editorial Team

Sabtu, 14 Januari 2023 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Beken Asal Bumi Arya Wiraraja, Kurniadi, SH. ©Okedaily.com

Pengacara Beken Asal Bumi Arya Wiraraja, Kurniadi, SH. ©Okedaily.com

OKEDAILY, MADURA Erina Adinisa, adalah seorang wanita mantan karyawan magang salah satu Bank terkemuka di Madura, yang viral diberbagai flatfom media massa karena diperlakukan tidak adil oleh pimpinan ditempat ia bekerja.

Bahkan, selain merasa diperlakukan tidak adil, Erina pun mengaku pernah dipaksa oleh pimpinannya untuk tutup mulut agar tidak menyebarluaskan kasus pelecehan dirinya oleh rekan kerjanya.

Erina juga mengaku akhirnya dipecat dari tempat bekerja lantaran sikapnya yang tidak mau tunduk pada kehendak pimpinannya itu, karena dalam kenyataan ia terus menerus menyebarluaskan kasus itu ke sejumlah media, dan bahkan membawa kasus tersebut ke Polisi.

Viralnya kasus tersebut ditanggapi dingin oleh Penasehat Hukum Terlapor, Kurniadi, SH. menurutnya kasus tersebut terbentuk dari hasil olah imajinisasi pacar Erina, yaitu seseorang berinisial HP.

Dikatakan Kurniadi, jika benar apa yang diberitakan media berasal dari pelapor, Erina telah melakukan kebohongan besar yang sangat membahayakan situasi kemasyarakatan, karena yang rusak bukan hanya Terlapor, melainkan juga merusak martabat dan reputasi Bank yang diberitakan.

Baca Juga :  Ombudsman Akan Panggil Para Pihak Maladministrasi Lapangan Futsal Talango?

Salah satu contoh kebohongan Erina adalah pihaknya mengaku dipecat dari Bank. Padahal kenyataannya masa kerjanya selaku karyawan magang memang telah berakhir, bukan dipecat.

Selain itu, Erina juga mengaku “dipaksa tutup mulut”. Padahal kenyataannya hanya sebuah permintaan pimpinan agar tidak mempublikasi perihal kasus dirinya dengan rekan kerjanya.

Mirisnya lagi, kata Kurniadi, Erina mengaku terpaksa cuti karena takut untuk bertemu dengan rekan kerjanya yang melakukan pelecehan. Padahal kenyataannya, Erina sudah mengajukan cuti jauh sebelum terjadinya peristiwa pelecehan tersebut.

“Kebohongan Erina yang berikutnya, nanti saya susulkan ya. Masih banyak kok,” kelakar Kurniadi yang karib disapa Raja Hantu, Sabtu (14/01), melalui sambungan telponnya.

Ia juga menyebut, massifikasi kasus Erina seolah korban pelecehan seksual dan korban ketidakadilan pimpinannya, hanyalah drama untuk memperoleh simpatik dari khalayak, dan selanjutnya berharap ada negosiasi oleh pihak Bank untuk mempekerjakannya kembali.

Baca Juga :  Survei Pembuatan IPAL di Sumenep, Upaya Tingkatkan Kualitas Lingkungan Fasyankes

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Erina selaku pihak yang dinyatakan pembohong besar oleh pengacara terlapor belum dapat dimintai keterangan guna keberimbangan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Related News

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:51 WIB

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Latest News

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:40 WIB

Mochlis Al-bath, Tokoh Pemuda Sholawat Juruan Daya. ®okedaily.com

Kopini

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:30 WIB

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB