Mahasiswa KKNT UTM Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMA Negeri 1 Torjun

- Redaksi

Rabu, 18 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta KKN UTM foto bersama Kepala SMA Negeri 1 Trojun seusai sosialisasi wawasan kebangsaan. ©Okedaily.com/Hainorrahman

Peserta KKN UTM foto bersama Kepala SMA Negeri 1 Trojun seusai sosialisasi wawasan kebangsaan. ©Okedaily.com/Hainorrahman

OKEDAILY, MADURA Mahasiswa Universitas Tronojoyo Madura (UTM) melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) melaksanakan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada siswa SMA Negeri 1 Trojun, Kabupaten Sampang.

Dalam Program KKNT ini mahasiswa UTM memiliki program prioritas yang di tujukan terhadap SMA Negeri 1 Torjun.

Syarif Efendy, sebagai koordinator kelompok KKNT menyampaikan, bahwa dalam program ini mahasiswa UTM sadar betul tentang pudarnya semangat kebangsaan kaula muda. Sehingga fokus dari program kali ini adalah penanaman wawasan kebangsaan.

“SMA Negeri 1 Torjun, lembaga pendidikan yang kami pilih untuk sosialisasi tentang wawasan kebangsaan,” ungkapnya Efendy, Selasa (17/01), kepada awak media okedaily.com.

Efendy berharap melalui program KKNT ini, penanaman wawasan kebangsaan terhadap siswa SMA Negeri 1 Troju membentuk nilai dalam kehiduapan sehari-harinya.

“Para pendiri bangsa kita sudah mewariskan pedoman kebangsaan melalui empat konsensus Dasar Bangsa. Konsensus tersebut tidak harus di hafalkan, akan tetapi lebih penting dimengerti, dan melaksanakannya serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” harap Efendy.

Kegiatan sosialisasi ini langsung dinarasumberi oleh Kapolsek Torjun, Heriyanto, SH. sebagai representasi dari peran pemerintah untuk menjaga keutuhan NKRI.

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Tambah Mesin Ini, Berikut Tujuannya

Ia menyampaikan, mempelajari dan memahami wawasan kebangsaan merupakan sebuah langkah penting untuk memperkuat pondasi dasar dalam mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

“Didalam kehidupan sehari-hari sesungguhnya kita sudah menjalaninya, namun jika kita tidak mengikat penguatan-penguatan wawasan kebangsaan, rasa persatuan dan kesatuan ini bisa tergerus oleh perkembangan teknologi. Ideologi dan aliran kepercayaan dari luar, sehingga kita menjadi negara yang gampang dipecah belah, gampang di adu domba,” tuturnya.

Tambahnya, para siswa perlu diajari tentang wawasan kebangsaan sejak dini, sehingga mereka menyadari bahwa bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaan dengan darah dan air mata.

“Para siswa harus memahami empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali
Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara
Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo
TPS3R Sesetan Over Kapasitas, Gede Tommy DPRD Denpasar Dorong Pembuatan TPS3R Pedungan
DPRD Denpasar Soroti Tata Kelola Terminal Kargo, Minta Dishub Tertibkan Parkir Truk Kontainer
DPRD Denpasar Soroti Pengelolaan Limbah Usaha Kuliner, Dorong Pemanfaatan IPAL dan DSDP
Tommy Sumertha: Pemerintah Terbuka terhadap Kritik, Namun Penghinaan Tidak Dibenarkan
Jelang Galungan, Gerindra Bali Bagikan 154 Ekor Babi untuk Relawan di Denpasar

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:50 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:39 WIB

Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:47 WIB

TPS3R Sesetan Over Kapasitas, Gede Tommy DPRD Denpasar Dorong Pembuatan TPS3R Pedungan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:26 WIB

DPRD Denpasar Soroti Tata Kelola Terminal Kargo, Minta Dishub Tertibkan Parkir Truk Kontainer

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:08 WIB

DPRD Denpasar Soroti Pengelolaan Limbah Usaha Kuliner, Dorong Pemanfaatan IPAL dan DSDP

Berita Terbaru