OKEDAILY, MADURA – Mantan Kepala Desa Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, MFR (berinisial) dikabarkan telah melakukan penganiayaan terhadap dua wartawan media online di Kota Keris, Minggu (26/3/2023).
Akibat penganiayaan yang dilakukan MFR, kedua wartawan kabaroposisi.net dan koran patroli tersebut mengalami lebam wajah di hidung membengkak dan luka bibir. Bahkan korban mengalami kabur penglihatan.
Selain dianiaya, sejumlah barang milik kedua korban yakni handphone, dompet dan sepeda motor dirampas juga oleh Kepala Desa Batuampar, RB. Alam Moh. Anwar yang merupakan anak kandung MFR.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media ini, kedua wartawan dari kabaroposisi.net dan koran patroli telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Mapolres Sumenep.

Sementara ini, proses pembuatan laporan polisi oleh kedua korban masih berlangsung di Mapolres Sumenep. Untuk diketahui hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan secara resmi dari terduga pelaku.







![Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menyampaikan apresiasi atas capaian proyek strategis Dinas PUPR tahun 2025. Ia menegaskan fungsi pengawasan DPRD tetap menjadi prioritas utama. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_143833-225x129.jpg?v=1785224427)
![Rapat kerja DPRD Kota Denpasar membahas penataan Muara Tukad Rangda. Penataan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan dan pengembangan wisata bahari di Kota Denpasar. ©okedaily.com [Foto: I Gede Tommy Sumertha]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123245-225x129.jpg?v=1785218132)
![Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mengusulkan agar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas PUPR melakukan penataan dan normalisasi sungai Tukad Rangda saat Rapat Kerja gabungan antar komisi. ©okedaily.com [Foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123319-225x129.jpg?v=1785218128)




![Petugas Disdukcapil Kecamatan Gayam melakukan perekaman KTP-el di SMA Negeri 1 Gayam. Pelayanan jemput bola ini menyasar siswa yang sudah berusia 17 tahun, agar memiliki identitas kependudukan. ©okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260720_195326-360x200.jpg?v=1784552029)

