Menyikapi Kebijakan Mendiktisaintek, Kemana Arah Pendidikan 2025?

- Editorial Team

Rabu, 1 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemuda Sumatera Utara mendiskusikan arah pendidikan Indonesia kedepan atas kebijakan Mendiktisaintek. ©Okedaily.com/Kael

Para pemuda Sumatera Utara mendiskusikan arah pendidikan Indonesia kedepan atas kebijakan Mendiktisaintek. ©Okedaily.com/Kael

MEDAN, OKEDAILY Pimpinan Pusat Koalisi Pemerhati Indonesia Raya (PP KAPPIR) menggelar dialog refleksi akhir Tahun 2024 dengan tema “Menyikapi Kebijakan Mendiktisaintek: Kemana Arah Pendidikan Tahun 2025?” di Kopi Kereta Api Sena, Kota Medan, pada Selasa (31/12/2024).

Acara yang dipandu oleh Meitia Ivanka ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Sekretaris Asosiasi Tokoh Mahasiswa Sumatera Utara, Edwansyah Siahaan, dan Ketua IMMMI-SU, Ansyaad Tanjung, S.T.

Kemudian, ada juga akademi, Dr. M. Joharis Lubis, M.M., M.Pd., Ketua KOPRI PMII Medan, Nur Hidayah, Presiden Mahasiswa Unimed, Muhammad Ravin, Ketua Komisariat IMM FEB UMSU, Hans Hafiz Yazid, serta Ketua PP KAPPIR, Mickael Halomoan Harahap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Delegasi Himapi Unisma Hadiri Temu ADMI 2022

Dalam diskusi, Muhammad Ravin menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, baik dari sisi fasilitas, kesejahteraan guru, maupun kebijakan yang mendukung para pendidik.

“Semoga pendidikan di Indonesia menjadi tempat untuk mencetak generasi yang lebih baik, dan guru mendapat kesejahteraan yang layak untuk mendukung pendidikan Indonesia Emas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nur Hidayah menyoroti isu terkait kebijakan pemerintah mengenai tenaga pendidik, seperti rencana penghapusan perekrutan guru honorer dan pengangkatan mereka sebagai PNS.

Baca Juga :  SDN Pangarangan V Gelar Upacara Bendera Dalam Rangka Hari Jadi Sumenep ke-755

Ia juga mempertanyakan nasib lulusan sarjana pendidikan yang masih mencari tempat dalam sistem pendidikan nasional. “Harapannya, tahun 2025 pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan guru honorer dan sarjana muda pendidikan,” ujarnya.

Sedangkan Edwansyah Siahaan, pada kesempatan tersebut menegaskan pentingnya partisipasi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan pendidikan, termasuk isu kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan penyalahgunaan beasiswa.

“Kenaikan biaya pendidikan tanpa peningkatan kualitas akan memperburuk masalah. Mahasiswa harus aktif mencari solusi atas persoalan ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Antusiasme Kader KWT Kersikan pada Pelatihan Keamanan Pangan Olahan Jagung

Sementara itu, Mickael Halomoan Harahap juga menekankan acara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap arah pendidikan nasional di tengah pembagian Kementerian Pendidikan menjadi tiga oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kami berharap kebijakan ini bisa lebih efektif dan efisien dalam memajukan pendidikan Indonesia,” pungkasnya.

Acara ini menjadi momentum untuk merefleksikan kebijakan pendidikan di tahun mendatang, sekaligus memperkuat peran berbagai pihak dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas di Indonesia.

Baca Juga :  TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Pendidikan Seks Perlu Diajarkan di SMP dan SMA, Gus Yoga: Langkah Preventif Cegah HIV/AIDS dan Pernikahan Dini
Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan Dorong Transformasi Digital UMKM Desa Pajaran
Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan Bangun Insinerator, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Pajaran
Pelayanan Prima Dukcapil Gayam Sasar Siswa SMA Layak KTP
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Dorong Pramuka Cetak Generasi Berintegritas dan Berjiwa Pengabdi, Ini Kata Bupati Sumenep
Dorong Pemerataan Pendidikan, DPRD Denpasar Usulkan Pembangunan SMP Baru di Sanur dan Pemogan
FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Related News

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Pendidikan Seks Perlu Diajarkan di SMP dan SMA, Gus Yoga: Langkah Preventif Cegah HIV/AIDS dan Pernikahan Dini

Senin, 27 Juli 2026 - 18:56 WIB

Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan Dorong Transformasi Digital UMKM Desa Pajaran

Senin, 27 Juli 2026 - 18:35 WIB

Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan Bangun Insinerator, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Pajaran

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pelayanan Prima Dukcapil Gayam Sasar Siswa SMA Layak KTP

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51

Latest News