Negara Wajib Lindungi Seluruh Pekerja, Cak Imin: Jaminan Sosial adalah Hak Mutlak

- Editorial Team

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PM RI, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan santunan jaminan sosial kepada keluarga penerima manfaat secara simbolis. ©Okedaily.com/Istimewa

Menko PM RI, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan santunan jaminan sosial kepada keluarga penerima manfaat secara simbolis. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com – Negara harus memastikan perlindungan bagi seluruh pekerja, termasuk pekerja informal dan petugas adhoc Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024.

Hal ini ditegaskan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar, saat menyerahkan santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada petugas adhoc KPU dan Bawaslu, Rabu (26/2).

Baca Juga :  Ketua Pansel Mundur Hingga Syarat Seleksi Sekda Sumenep Diubah

“Semua pekerja harus terlindungi. Ini komitmen negara, dan hari ini kami membuktikannya,” ujar Cak Imin, sapaan akrabnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial bukan hanya kebutuhan, tetapi hak mutlak yang wajib diberikan kepada pekerja informal.

“Banyak keluarga miskin berasal dari pekerja informal. Jika negara memastikan hak mereka, artinya kita juga memastikan kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Satres Narkoba Polres Sibolga Tangkap Pengedar Sabu-Sabu di Camar Walet

Menanggapi pernyataan tersebut, aktivis sosial dan alumni Universitas Islam Malang (Unisma), Hainor Rahman, mendukung penuh langkah tersebut.

“Ini langkah baik, tapi harus ada pengawasan ketat. Jangan sampai kebijakan ini hanya jadi seremoni tanpa implementasi nyata,” ujarnya kepada OkeDaily.com, Kamis (27/2).

Hainor menekankan bahwa selama ini, akses jaminan sosial bagi pekerja informal masih sulit. “Banyak pekerja informal bahkan tidak tahu bahwa mereka berhak atas perlindungan ini. Sosialisasi harus lebih masif,” tambahnya.

Baca Juga :  JQH NU Gayam Sumenep Gelar MHQ Juz 30

Dengan komitmen tersebut diharapkan tidak ada lagi pekerja yang terabaikan, terutama mereka yang berjuang di sektor informal dan sebagai petugas adhoc dalam pesta demokrasi. “Negara harus hadir, bukan sekadar berjanji,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News