Bupati Pegunungan Bintang Minta OPD Rampungkan Renstra dan Renja Segera

- Redaksi

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Spei memberikan arahan dalam apel pagi di depan kantor Bupati Pegunungan Bintang. Ia mengingatkan bahwa seorang ASN atau abdi negara harus memiliki etos kerja yang baik di lingkungan kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari. ©Okedaily.com/Istimewa

Bupati Spei memberikan arahan dalam apel pagi di depan kantor Bupati Pegunungan Bintang. Ia mengingatkan bahwa seorang ASN atau abdi negara harus memiliki etos kerja yang baik di lingkungan kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com Dalam apel pagi pada Senin (17/3), Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, menginstruksikan seluruh Kepala OPD agar segera menyelesaikan Renstra (Rencana Strategis) dan Renja (Rencana Kerja) di masing-masing dinas atau badan yang mereka pimpin.

Ditegaskan Bupati Spei, kerap disapa, bahwa semua kepala dinas diwajibkan untuk memaparkan program kerja di hadapan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan para asisten setelah libur lebaran nanti.

“Sesudah libur lebaran, saya akan tuntut semua kepala dinas mempresentasikan program kerja. Kita semua harus memberikan bobot sehingga apa yang kita kerjakan terukur dalam menjalankan visi dan misi,” ujar Bupati Spei.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Aktivis Mahasiswa Kepung Kantor Walikota Medan, Rico Waas Menghindar

Selain itu, setiap OPD wajib menyusun program kerja lima tahun ke depan, lebih terarah dan berdampak langsung kepada masyarakat. Hal tersebut ia tekankan agar program yang dibuat harus realistis, bukan sekadar wacana.

Diketahui, visi besar kepemimpinan Bupati Spei, yaitu “Sehat, Cerdas, Mandiri Ekonomi Berbasis Budaya dan Tata Ruang” yang harus dijadikan pedoman utama dalam setiap perencanaan program kerja ke depan.

“Saat ini masih ada pendamping dari akademisi. Jadi, kepala dinas harus memanfaatkan kesempatan ini dengan menyusun analisis SWOT terhadap setiap program kerja yang dibuat,” tambah dia.

Baca Juga :  Jual Beli Tanah Wajib Punya BPJS Per 1 Maret 2022

Langkah konkret dalam penyusunan program kerja, sambungnya, setiap OPD cukup fokus pada lima program prioritas yang disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia.

“Misalnya Dinsos tahun 2026, cukup kerjakan lima program prioritas sesuai dengan anggaran yang ada. Tentukan sumber pembiayaannya, apakah berasal dari Otsus, APBD, atau dana provinsi. Semua ini harus tertuang dalam dokumen rencana kerja,” jelas Bupati Spei.

Selain perencanaan program kerja, pihaknya juga menegaskan akan pentingnya disiplin kerja bagi seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sumenep Kunjungi RSUD Moh Anwar, ini Kata Direktur Erliyati

“ASN lima tahun ke depan harus berubah. Disiplin waktu dan tanggung jawab kerja harus ditingkatkan. Tidak boleh ada yang berada di luar Oksibil tanpa alasan jelas,” tegas Bupati Spei.

Lebih jauh, Bupati Spei juga mengingatkan bahwa seorang ASN atau abdi negara harus memiliki etos kerja yang baik di lingkungan kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Ubah kebiasaan malas. ASN harus mandiri dalam segala hal, agar wibawa dan profesionalisme terlihat, baik di kantor maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru