Aksi Begal Merajalela, Emon Pertanyakan Keamanan Probolinggo

- Editorial Team

Senin, 21 April 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam aliansi pemuda Probolinggo saat bincang keamanan daerah setempat. ©Okedaily.com/Andrean

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam aliansi pemuda Probolinggo saat bincang keamanan daerah setempat. ©Okedaily.com/Andrean

OkeDaily.com – Maraknya aksi begal dan pencurian sepeda motor yang terjadi hampir setiap pekan di berbagai wilayah termasuk Maron, Kraksaan, Leces, dan Bantaran, menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Kini, rasa aman bagi warga setempat makin tergerus. Namun hingga saat ini, respons nyata dari pihak berwenang masih sangat minim. Koordinator Aliansi Pemuda Probolinggo, Emon, angkat bicara menyoroti kondisi ini dengan keras.

Baca Juga :  Diskominfo Sumenep Gelar FGD Penguatan Sinergitas Pengamanan Ruang Digital Pilkada 2024

“Kami melihat ketimpangan serius antara ancaman yang dihadapi warga dan perlindungan yang diberikan negara. Ke mana polisi saat masyarakat ketakutan? kami menolak diam,” ujarnya dalam pernyataan resmi, pada Senin (21/4).

Berdasarkan laporan masyarakat, tutur Emon, pelaku begal kerap beraksi pada malam hingga dini hari di jalur-jalur sepi, dengan modus yang sangat meresahkan. Beberapa pelaku diketahui membawa senjata tajam, dan tak segan melukai korban jika melawan.

“Ini bukan hanya pencurian biasa, ini sudah mengarah pada teror terhadap warga sipil. Kami tidak ingin mendengar ada korban berikutnya,” tegas Emon.

Baca Juga :  Menguji Etika Sosial Islam, Prof Muhlis: Mengajak Tanpa Memaksa Menghormati Tanpa Mengeksklusi

Sayangnya, patroli malam dari pihak kepolisian setempat pun dianggap tidak merata, bahkan nyaris tak terlihat di setiap titik-titik rawan aksi kriminal.

“Jangan sampai warga menilai aparat lebih sibuk mengurusi kegiatan seremonial daripada nyawa rakyat,” sindir Emon, dengan nada satir.

Oleh karena itu, ia mendesak Kapolres dan Bupati Probolinggo agar segera mengambil langkah konkret untuk meningkatan patroli rutin pada malam hari, khususnya di titik rawan.

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya Gerindra Bali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Denpasar

Selain itu, ia juga meminta pemasangan kamera pengawas di jalur rawan aksi begal tersebut, dan pengaktifan kembali pos ronda serta partisipasi warga dalam sistem keamanan lingkungan.

“Kami tidak ingin peristiwa ini dianggap biasa. Jangan tunggu kasus viral dulu baru turun ke lapangan. Rakyat sudah kehilangan motornya, jangan sampai kehilangan nyawanya,” pungkas Emon.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polres Probolinggo maupun pemerintah daerah setempat demi terwujudnya kamtibmas.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News