Apa Masalahnya WFH? Solusi Hemat Energi di Tengah Geopolitik Memanas

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

I Gede Tommy Sumertha Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: suarapancasila.id

I Gede Tommy Sumertha Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: suarapancasila.id

DENPASAR, Okedaily.com Wacana penerapan kembali sistem Work From Home (WFH) oleh pemerintah pusat dinilai relevan sebagai langkah strategis dalam menghadapi dampak ketegangan geopolitik global. Hal ini terutama terkait potensi krisis energi akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menyebut bahwa pengalaman selama pandemi COVID-19 telah membuktikan bahwa sistem kerja jarak jauh mampu berjalan efektif tanpa mengurangi produktivitas secara signifikan.

Baca Juga :  LAKSI Minta KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi Pengadaan Rumah DP 0 Rupiah

“Pandemi COVID-19 mengajarkan kita bahwa banyak aktivitas bisa dilakukan secara daring, mulai dari rapat, pembelajaran, hingga koordinasi pekerjaan. Ini menjadi modal penting jika WFH kembali diterapkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, berbagai kemudahan seperti penggunaan platform rapat virtual, pembelajaran online, hingga transaksi digital telah menjadi kebiasaan baru masyarakat yang masih bertahan hingga saat ini.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak semua sektor dapat sepenuhnya menerapkan sistem daring, terutama pekerjaan teknis yang tetap membutuhkan kehadiran fisik.

Baca Juga :  Wujudkan Sikap Saling Menghargai, Keberagaman Menjadi Poin Hasil Konferensi Islam Asean 2022

Lebih lanjut, Tommy menilai bahwa penerapan WFH akan efektif jika difokuskan pada tujuan utama, yakni penghematan energi, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan lain yang berpotensi menurunkan kinerja.

“Sepanjang kerangka kebijakannya jelas untuk efisiensi energi, WFH sangat relevan. Namun, harus disertai aturan yang tegas, transparan, dan berlaku adil di semua sektor,” tegasnya.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui sejumlah pernyataan resmi sebelumnya menekankan bahwa kebijakan WFH merupakan salah satu opsi adaptif dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global, termasuk potensi gangguan pada sektor energi dan ekonomi.

Baca Juga :  Penumpang KMP Dharma Kartika Lompat ke Laut di Perairan Jangkar Situbondo

Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong instansi dan sektor terkait untuk menyusun skema kerja fleksibel tanpa mengganggu pelayanan publik dan produktivitas.

Dengan demikian, penerapan WFH ke depan diharapkan tidak hanya menjadi respons situasional, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam efisiensi energi dan transformasi sistem kerja di Indonesia.

Facebook Comments Box

Penulis : AN Alfin Syaifullah

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: okedaily.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas
Paradoks Kenaikan Harga BBM di Tengah Dinamika Geopolitik Global di Selat Hormuz
Hakim Tolak Penangguhan, Kuasa Hukum Tomy Priatna: “Semakin Lama Ditahan, Perlawanan Akan Membesar”
Anggota DPRD Bali Apresiasi Pemerintah Prabowo, Minta Warga Tak Panik Soal BBM
Anggota DPR RI Iman Sukri Soroti Macet Parah di Gilimanuk, Dorong Pelabuhan Alternatif
De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Danau Yeh Malet, Dorong Potensi Wisata Karangasem
Komisaris Rangkap Plt Dirut PT Sumekar, Sudarsono: Potensi Konflik Kepentingan
Ratusan Santri Sukorejo Batal Berangkat, Program Balik Pesantren 2026 Dijual ke Umum?

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 15:39 WIB

TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas

Selasa, 7 April 2026 - 22:29 WIB

Paradoks Kenaikan Harga BBM di Tengah Dinamika Geopolitik Global di Selat Hormuz

Selasa, 7 April 2026 - 22:13 WIB

Hakim Tolak Penangguhan, Kuasa Hukum Tomy Priatna: “Semakin Lama Ditahan, Perlawanan Akan Membesar”

Minggu, 5 April 2026 - 19:10 WIB

Anggota DPRD Bali Apresiasi Pemerintah Prabowo, Minta Warga Tak Panik Soal BBM

Sabtu, 4 April 2026 - 23:19 WIB

Anggota DPR RI Iman Sukri Soroti Macet Parah di Gilimanuk, Dorong Pelabuhan Alternatif

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menggunakan jasa transportasi becak dari kantor menuju ke rumah dinasnya. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:04 WIB

Verified by MonsterInsights