Bupati Pegunungan Bintang Minta OPD Rampungkan Renstra dan Renja Segera

- Editorial Team

Rabu, 19 Maret 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Spei memberikan arahan dalam apel pagi di depan kantor Bupati Pegunungan Bintang. Ia mengingatkan bahwa seorang ASN atau abdi negara harus memiliki etos kerja yang baik di lingkungan kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari. ©Okedaily.com/Istimewa

Bupati Spei memberikan arahan dalam apel pagi di depan kantor Bupati Pegunungan Bintang. Ia mengingatkan bahwa seorang ASN atau abdi negara harus memiliki etos kerja yang baik di lingkungan kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com Dalam apel pagi pada Senin (17/3), Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, menginstruksikan seluruh Kepala OPD agar segera menyelesaikan Renstra (Rencana Strategis) dan Renja (Rencana Kerja) di masing-masing dinas atau badan yang mereka pimpin.

Ditegaskan Bupati Spei, kerap disapa, bahwa semua kepala dinas diwajibkan untuk memaparkan program kerja di hadapan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan para asisten setelah libur lebaran nanti.

“Sesudah libur lebaran, saya akan tuntut semua kepala dinas mempresentasikan program kerja. Kita semua harus memberikan bobot sehingga apa yang kita kerjakan terukur dalam menjalankan visi dan misi,” ujar Bupati Spei.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Antisipasi Penyakit Musim Penghujan, Dinkes Sumenep Perketat Kewaspadaan

Selain itu, setiap OPD wajib menyusun program kerja lima tahun ke depan, lebih terarah dan berdampak langsung kepada masyarakat. Hal tersebut ia tekankan agar program yang dibuat harus realistis, bukan sekadar wacana.

Diketahui, visi besar kepemimpinan Bupati Spei, yaitu “Sehat, Cerdas, Mandiri Ekonomi Berbasis Budaya dan Tata Ruang” yang harus dijadikan pedoman utama dalam setiap perencanaan program kerja ke depan.

“Saat ini masih ada pendamping dari akademisi. Jadi, kepala dinas harus memanfaatkan kesempatan ini dengan menyusun analisis SWOT terhadap setiap program kerja yang dibuat,” tambah dia.

Baca Juga :  Ketua PMII Komunis, Bangga Melihat Kadernya Menjadi Ketua BEM dan DPM Unisma

Langkah konkret dalam penyusunan program kerja, sambungnya, setiap OPD cukup fokus pada lima program prioritas yang disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia.

“Misalnya Dinsos tahun 2026, cukup kerjakan lima program prioritas sesuai dengan anggaran yang ada. Tentukan sumber pembiayaannya, apakah berasal dari Otsus, APBD, atau dana provinsi. Semua ini harus tertuang dalam dokumen rencana kerja,” jelas Bupati Spei.

Selain perencanaan program kerja, pihaknya juga menegaskan akan pentingnya disiplin kerja bagi seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Baca Juga :  Camat Raas Mediasi Isu Asmara Kades Karangnangka, Hasilnya Mengejutkan

“ASN lima tahun ke depan harus berubah. Disiplin waktu dan tanggung jawab kerja harus ditingkatkan. Tidak boleh ada yang berada di luar Oksibil tanpa alasan jelas,” tegas Bupati Spei.

Lebih jauh, Bupati Spei juga mengingatkan bahwa seorang ASN atau abdi negara harus memiliki etos kerja yang baik di lingkungan kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Ubah kebiasaan malas. ASN harus mandiri dalam segala hal, agar wibawa dan profesionalisme terlihat, baik di kantor maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi
Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Related News

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:10 WIB

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:40 WIB

AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Latest News

Penyerahan bantuan dari PPM HCML 2026 kepada 5 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Desa Kalowang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan setempat. ®okedaily com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:10 WIB

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB