FGD AMOS bersama SKK Migas, Ini yang Diminta oleh Perwakilan Aktivis Kepulauan Sapudi

- Redaksi

Rabu, 3 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

perlu adanya upaya transparansi CSR serta upaya pemanfaatan yang lebih difokuskan terhadap pemberdayaan perekonomian masyarakat [okedaily.com/Al-hakiki]

perlu adanya upaya transparansi CSR serta upaya pemanfaatan yang lebih difokuskan terhadap pemberdayaan perekonomian masyarakat [okedaily.com/Al-hakiki]

Okedaily.com, Sumenep – Forum Group Discusion (FGD) yang di selenggarakan oleh Asosisasi Media Online Sumenep (Amos) di BallRoom Azmi Hotel Kecamatan Kota, Sumenep, Jawa Timur, membuat Pemuda Kepulauan Sapudi angkat bicara dan  meminta  dukungan transparansi untuk pembangunan  di Pulau Sapudi.

Pasalnya, terdapat sejumlah permintaan terhadap pihak HCML dan Pemerintah Kabupaten Sumenep serta penyelenggara. Hal itu disampaikan oleh Aktivis Perwakilan J.P.K.P Kepulauan Sapudi, Misbahol Munir.

Misbah mengatakan, acara yang difasilitasi oleh AMOS harus tetap konsisten mengawal  sampai tuntas, agar keberadaan SKK Migas yang berada di laut selatan dekat dengan Pulau Sapudi bisa dirasakan betul oleh Masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai acara ini hanya sebagai formalitas saja, namun harus bisa mengawal sampai dirasakan oleh masyarakat terdampak, agar tidak hanya menjadi bualan belaka, ” tegasnya. Selasa, (2/11).

Baca Juga :  SPBU 5469402 Pamolokan Baru Mengurus IMB?

Selain itu, Dia meminta agar pemerintah Kabupaten Sumenep, memperlakukan dan memikirkan secara berkeadilan terhadap zona terdampak dari adanya SKK Migas.

Karena menurut dia, dengan adanya Dana Bagi Hasil (DBH), Corporate Social Responsibility (CSR) dan  Participating Interest (PI), penekanannya dana yang sudah include terhadap Anggaran Perencanaan Belanja Daerah (APBD) terhadap Kepulauan terdampak harus dilakukan secara berbeda.

“Perlu adana zonasi, bukan dilakukan bagi rata,  karena berbicara keadilan harus tetap dilakukan proporsional, apalagi pulau kami benar-benar  terdampak,” ungkap mantan Aktivis HMI Malang itu.

Selain itu, Dia juga menekankan agar penerapan SKK Migas yang dimaksud sebagai Multiplier effect sebagai dampak berganda dari hulu SKK Migas. Hal itu, harus mendukung terhadap pembangunan perekonomian nasional maupun lokal.

Baca Juga :  Kegiatan CSR selama tahun 2020-2021 PT PAL

Kemudian, dirinya juga sangat mendukung upaya yang diminta oleh Bupati Sumenep,  dengan adanya  pembinaan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Sumenep, terutama di wilayah kepulauan terdampak.

“Sumber daya manusianya padahal tidak sedikit orang yang kompeten, makanya perlu di persiapkan terkait dengan tenaga lokal apalagi sudah melakukan eksplorasi,” ucap Misbah meniru perkataan Bupati Sumenep pada saat menyampaikan prakata via daring.

Lebih lanjut, Misbah menekan, untuk mendukung perekonomian lokal di Pulau Sapudi,  dirinya meminta agar dari pihak K3S  HCML, melakukan pembelanjaan di wilayah terdekat  yaitu di Pulau Sapudi.

Baca Juga :  Mantan Pengurus Bisa Sulap, Dana PNPM Nonggunong Lenyap?

“Selagi kebutuhan konsumsi dan bahan pekerja lainnya masih bisa terpenuhi di Pulau Sapudi, maka harus mengambil barangnya disana, itu semata untuk mendukung perekonomian lokal,” jelasnya.

Tak kalah penting, dia juga menilai perlu adanya upaya transparansi CSR serta upaya pemanfaatan yang lebih difokuskan terhadap pemberdayaan perekonomian masyarakat.

“Jadi nanti misal ada kelompok usaha,  dana CSR tersebut juga menjadi penyokong untuk pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Diketahui, acara FGD tersebut dihadiri langsung oleh pemateri, Malik Efendi (Mantan DPRD  Jawa Timur Dapil Madura),  Darul Hasyim Fath (Ketua Komisi I DPRD Sumenep) dan Indra Zulkarnain (Kepala Departemen Humas SKK Migas Jabanusa).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Le Cataya Hadirkan Reformer Pilates di The Cakra Hotel Bali, Terbuka untuk Umum
Gandeng Investor, DPMPTSP Sumenep Intensifkan Pengawasan dan Bimbingan LKPM
Sejumlah Stand Rubaru Agro Wisata Fest 2026 Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya
The Cakra Hotel Hadirkan Promo Staycation Libur Sekolah untuk Keluarga
Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Mempawah, Soroti Kelangkaan Solar dan Dugaan Pungli di SPBU
Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah
Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD
Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:43 WIB

Le Cataya Hadirkan Reformer Pilates di The Cakra Hotel Bali, Terbuka untuk Umum

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:52 WIB

Gandeng Investor, DPMPTSP Sumenep Intensifkan Pengawasan dan Bimbingan LKPM

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:16 WIB

Sejumlah Stand Rubaru Agro Wisata Fest 2026 Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIB

The Cakra Hotel Hadirkan Promo Staycation Libur Sekolah untuk Keluarga

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:53 WIB

Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Mempawah, Soroti Kelangkaan Solar dan Dugaan Pungli di SPBU

Berita Terbaru