Sikap GMNI Sumenep tersebut muncul ketika Pemkab Sumenep masih aktif mensosialisasikan gagasan perubahan nomenklatur di setiap kecamatan.
Pemkab Sumenep sebelumnya menyebut sejumlah alasan, antara lain memperkuat identitas geografis Sumenep sebagai daerah dengan banyak pulau, mengurangi kesenjangan daratan dan kepulauan.
Bahkan kemungkinan dampaknya terhadap aspek fiskal, Pemkab Sumenep juga menyebut proses perubahan nomenklatur membutuhkan tahapan panjang.
DPRD: Jangan Sekadar Mengubah Nama
Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi NasDem, Ahmad Juhairi, turut memberikan pandangan kritis dalam forum tersebut. Ia menilai perubahan nomenklatur tidak otomatis menjawab persoalan dasar yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan.
“Ide merubah nomenklatur Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan merupakan cara berpikir yang sedikit sesat dan tidak substantif. Karena itu tidak menjawab kebutuhan dasar khusus masyarakat kepulauan,” kata Juhairi.
Juhairi menekankan bahwa ukuran keberhasilan kebijakan semestinya tidak berhenti pada perubahan administratif, melainkan harus dapat dilihat dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam forum tersebut, Juhairi menyatakan bahwa perubahan nomenklatur perlu diikuti perubahan orientasi pembangunan yang terukur, terutama dalam pendidikan, kesehatan, infrastruktur, konektivitas dan pelayanan publik di kepulauan.
Masyarakat Tidak Butuh Nama Baru
Sekjen DPP APSI, Sulaisi Abdurrazaq, dalam FGD DPC GMNI Sumenep kali ini juga mengkritisi wacana tersebut dari perspektif tata kelola pemerintahan.
“Masyarakat kepulauan tidak butuh nama baru, mereka membutuhkan bukti yang nyata melalui memperbaiki kualitas cara pemimpinnya atau cara pemerintah dalam mengelola daerah,” ujar Sulaisi.
Ia berpandangan, persoalan ketimpangan antara wilayah daratan dan kepulauan tidak semata-mata berkaitan dengan nomenklatur, tetapi juga dengan kualitas kebijakan dan tata kelola pemerintahan.
“Dan rasa-rasanya pemerataan antara kepulauan dan daratan itu akan hanya menjadi sebatas mimpi abadi selama cara berfikir pemimpin dan kualitas pemimpinnya tidak diperbaiki, diperbarui dan tidak diganti,” kritiknya.
Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Fauzi AS mempertanyakan pola pengelolaan pemerintahan apabila pendekatan bisnis terlalu dominan dalam kepemimpinan daerah.
“Agak sedikit repot bila seorang businessman menjadi pemimpin sebuah daerah. Lalu cara memimpinnya dilakukan dengan cara-cara ia berbisnis,” sindir Fauzi.
Akademisi: Cari Akar Masalah Ketimpangan
Akademisi Dr. Wilda Rasaili, dalam FGD tersebut mengajak peserta tidak terjebak pada perdebatan nama, tetapi membedah akar persoalan ketimpangan antara daratan dan kepulauan.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Wandi Abdullah
Sumber Berita: OkeDaily
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





![Anggota DPRD Kota Denpasar, Gus Yoga minta Pemkot Denpasar tambah lifeguard dan sarana keselamatan di pantai Sanur dan sekitarnya. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260928_203534-225x129.jpg?v=1790603062)
![Wacana penerapan e-voting dalam Pilkades 2027 mendapat perhatian AWDI Sumenep yang meminta Pemkab Sumenep memastikan urgensi, kesiapan, keamanan dan transparansi sistem. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260928_195301-225x129.jpg?v=1790600023)
![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-225x129.jpg?v=1790404289)
![Figur muda Muhlis Fajar digadang-gadang bakal maju Pilkades Serentak 2027 di Sumenep, dinilai bawa energi baru untuk Desa Paseraman. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_124404-225x129.jpg?v=1790401514)
![Bersatu Selamatkan Pulau. Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi bersatu soroti ancaman tambang migas di Pulau Sapudi, Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Mas'udi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_115135-225x129.jpg?v=1790398456)
![Sesi photo bersama DPC GMNI Sumenep sesuai menggelar FGD membahas wacana perubahan nomenklatur Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan di Ayoka Cafe Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260925_192404-225x129.jpg?v=1790339159)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
