Atas Ulah Segelintir Anggota, Kapolri : Jangan Ragu Copot atau Saya Ambil Alih

- Redaksi

Rabu, 20 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo [okedaily.com/Didi Julak]

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo [okedaily.com/Didi Julak]

Okedaily.com, Jakarta – Beberapa ulah anggota kepolisian yang menjadi viral di tengah Masyarakat mendapatkan perhatian serius dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penekanan terhadap seluruh kapolda dan kapolres agar tidak ragu dalam memberi sanksi tegas berupa pidana hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam video conference di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu tindakan tegas. Jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada kasatwil yang ragu. Bila ragu, saya ambil alih,” kata Sigit dalam arahannya kepada jajaran.

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Resmi Naik Kelas, Siap Tambah Dokter Spesialis

DPC AWDI Sumenep

Sigit yang juga mantan Kapolda Banten mengungkapkan perjuangan dan kerja keras Polri berjibaku dalam pengendalian serta penanganan pandemi Covid19, dicederai oleh perbuatan anggotanya yang merusak marwah institusi Polri.

Baca Juga : Ngotot Periksa Ponsel Pemuda, Polisi Artis Aipda Ambarita Dimutasi?

“Saya tidak mau ke depan masih terjadi hal seperti ini, dan kita harus melakukan tindakan tegas. Karena kasihan anggota kita yang sudah kerja keras, yang capek yang selama ini berusaha berbuat baik, terus kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini. Tolong ini disikapi dengan serius, kemudian lakukan langkah-langkah konkret yang baik,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Oleh sebab itu, Kapolri berharap tindakan tegas kepada polisi yang melanggar aturan dapat memberi efek jera. Karena ulah anggota yang demikian tersebut berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri, yang selama ini telah mendapatkan tren positif.

Baca Juga :  Kematian Brigadir J Kian Terang, Kapolri Jenderal Sigit Dibanjiri Apresiasi

Namun Kapolri juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini tetap menjaga nama baik institusi serta bekerja untuk kepentingan Bangsa Indonesia. Ia berharap perilaku segelintir anggota kepolisian tersebut tak mengendurkan semangat personel yang telah bekerja baik selama ini.

Baca Juga : Permendikbud Nomor 16 Tahun 2018 Belum Diterapkan atau Diacuhkan Pemkab Sumenep?

“Saya berikan apresiasi atas kerja keras, tetap semangat, dan yakini apa yang dilakukan di lapangan benar sesuai SOP. Namun, bila ada kesengajaan dan pelanggaran dari oknum yang bisa menjatuhkan marwah institusi, saya minta tak ada keraguan untuk memberikan tindakan tegas,” ucap Sigit.

Untuk itu, Sigit menegaskan, ke depannya seluruh jajaran Polri harus mampu membaca situasi kapan harus mengedepankan pendekatan humanis, dan kapan harus melakukan tindakan tegas.

Baca Juga :  Gapoktan Absen pada Temu Ramah dan Apresiasi Petani Sumenep 2025, Ada Apa?

“Jadi lakukan langkah-langkah kapan rekan-rekan harus humanis, kapan rekan-rekan laksanakan langkah-langkah tegas di lapangan sebagaimana SOP yang berlaku. Itu semua ada ukuran,” urai Sigit.

Kemudian, Kapolri tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah memberikan masukan dan kritiknya. Semua aspirasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi demi kebaikan dan kemajuan Polri.

Baca Juga : Kapolri : Tindak Tegas Anggota yang Kedapatan Lakukan Tindakan Represif

Sigit menegaskan dan memastikan Polri adalah lembaga yang terbuka, sehingga tidak antikritik, apalagi yang sifatnya konstruktif untuk menjadikan institusi yang dipimpinnya lebih baik lagi ke depannya.

“Jangan antikritik, apabila ada kritik dari masyarakat, lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik,” tegas Sigit.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Gus Yoga: Bukti Nyata Kepedulian Presiden Prabowo
Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Desak Polda Jatim Tindak Para Pelaku Tambang Ilegal
HUT Bhayangkara ke-80, PD Hima Persis Jakarta Timur Siap Jadi Mitra Strategis
Bupati Sumenep Dorong ASN Adaptif dan Inovatif Melalui Implementasi Manajemen Talenta

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:54 WIB

Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:11 WIB

Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Gus Yoga: Bukti Nyata Kepedulian Presiden Prabowo

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:18 WIB

Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae

Berita Terbaru