Kades Terpilih 2021 Dilantik, Bupati Sumenep : Jadilah Inspirator Bukan Diktator

- Editorial Team

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH., MH. saat Memberi Sambutan pada Acara Pelantikan Kades Terpilih hasil Pilkades Serentak 2021 Sesi Pertama.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH., MH. saat Memberi Sambutan pada Acara Pelantikan Kades Terpilih hasil Pilkades Serentak 2021 Sesi Pertama.

Sumenep – Setelah ditetapkan sebagai Kades Terpilih oleh masing-masing Panitia Pilkades di desanya. Tentunya, saat pelantikan menjadi momen yang dinanti.

Penantian itu pun terbayarkan dengan dilaksanakannya tahapan akhir dari Pilkades Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Sumenep, yang mencapai puncaknya hari ini, Kamis (16/12).

Sebelumnya diketahui, sejumlah 84 Kades Terpilih dari 27 Kecamatan yang terdapat di Kota Keris, telah menghelat Pilkades Serentak di Sumenep, pada 25 November lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kades Terpilih dilantik langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H. acara Pelantikan Kades Terpilih hasil Pilkades Serentak Tahun 2021 itu pun dibagi menjadi dua sesi.

Baca Juga :  Polda Sumut Kerahkan 1.129 personel BKO Pengamanan Pilkades

Sesi pertama berlangsung mulai pukul 09.00 WIB, yang diikuti oleh 43 Kades Terpilih, baik hasil Pilkades Serentak maupun hasil PAW. Sedangkan sesi kedua digelar pada pukul 12.00 WIB.

Dalam sambutannya sesaat setelah melantik 43 Kades Terpilih, Bupati Sumenep berpesan agar para Kades Terpilih harus menjadikan Balai Desa sebagai pusat dari seluruh pelayanan dan kegiatan.

“Fungsikan dan aktifkan Balai Desa. Jika tidak punya atau dalam kondisi rusak parah, segera koordinasi dengan OPD terkait,” pinta Achmad Fauzi.

Dirinya kemudian menyampaikan bahwasanya, para Kades Terpilih harus paham dasar hukum perundang-undangan dari setiap kebijakan yang diambil.

“Jangan ragu, jangan takut, meminta asistensi dari kepolisian ataupun kejaksaan jika menemui kendala dalam aspek hukum,” ujar Bupati Sumenep.

Kemudian, Achmad Fauzi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Sumenep mengatakan, Kades Terpilih harus jadi inspirator bukan diktator.

Baca Juga :  Dugaan Kue Empuk Anggota DPRD Pada BK Desa di Pulau Sapudi

Sementara, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., S.H. yang diminta untuk memberikan pesan dan motivasi kepada Kades Terpilih menerangkan jika capaian Vaksinasi Covid19 di Kabupaten Sumenep masih sangat rendah.

“Capaian Vaksinasi Covid19 di Kabupaten Sumenep berada pada nomor dua. Nomor dua dari bawah setelah Pamekasan, dan saya berharap para Kades Terpilih dapat membantu agar masyarakat sadar akan pentingnya Vaksinasi Covid19 agar Herd Immunity dapat terwujud,” tukasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota
Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD
De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar
Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden
Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027
Simak Usulan Pokir DPRD Sumenep dalam Musrenbang RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:07 WIB

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Minggu, 26 April 2026 - 14:59 WIB

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 10:40 WIB

De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB