Kiai Yayan: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah

- Editorial Team

Sabtu, 19 September 2026 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

KH. Yayan Bunyamin menegaskan ketahanan pangan bukan sekadar program bagi Ansor, tapi teladan Rasulullah SAW. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]

KH. Yayan Bunyamin menegaskan ketahanan pangan bukan sekadar program bagi Ansor, tapi teladan Rasulullah SAW. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]

Ia juga menyampaikan hadis riwayat Imam Muslim mengenai keutamaan menanam tanaman. Menurutnya, tanaman yang kemudian dimanfaatkan manusia atau hewan dapat menjadi sedekah bagi orang yang menanamnya.

Karena itu, Yayan mengajak kader Ansor untuk tidak minder menjadi petani maupun peternak. “Jangan minder. Jangan berkecil hati. Dulu Sayyidina Muhammad pernah berada di posisi itu. Tidak ada pekerjaan halal yang hina di dalam Islam,” nasehatnya.

Baca Juga :  TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas

Yayan juga menekankan pentingnya regenerasi petani. Menurutnya, pertumbuhan penduduk perlu diimbangi dengan keberadaan generasi muda yang mau mengembangkan sektor pertanian dan peternakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain ketahanan pangan, ia mendorong kader Ansor membangun kemandirian ekonomi melalui UMKM, perdagangan dan pemasaran digital.

Baca Juga :  PT Empat Sekawan Mulya Salurkan Ribuan Paket Sembako di Bulan Ramadhan

“Kalau punya produk, jual. Kalau punya kemampuan, kembangkan. Kalau punya lahan, manfaatkan. Kalau punya ternak, kembangkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemandirian harus dimulai dari diri sendiri dan tidak berhenti sebagai slogan organisasi.

Baca Juga :  Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Anak IKSASS Badung Gelar Peringatan Maulid Nabi Bersama Lanud I Gusti Ngurah Rai

“Kalau kita belum bisa memberi, minimal jangan mengambil. Kalau kita belum bisa memberikan manfaat, minimal jangan menjadi mudarat bagi orang lain. Mandirilah,” pesan beliau.

Yayan menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan makna Ansor sebagai penolong.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfian Syaifullah

Editor : Andrean Masrofie

Sumber Berita: Okedaily Bali

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Narkoba dan Judi Online Mulai Merajalela, GP Ansor Gayam Sentuh Siswa MTs NU
Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026
Di Momen HSN 2026, Ketua DPRD Sumenep Pesan Santri Melek Teknologi dan Berakhlakul Karimah
Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Wabup Imam Tekankan Disiplin dan Integritas ASN
Bupati Wongsojudo Terbitkan SE Busana Santri pada HSN 2026
Jurnalis Sapudi Salurkan Ratusan Air Minum untuk Madrasah Diniyah
Ratusan Jamaah Ikuti Pengajian Akbar FKS Nurul Jadid di Pulau Sapudi
Cetak Sejarah, Muktamar ke-35 Putuskan Ketua Umum PBNU Dipilih melalui AHWA

Related News

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Narkoba dan Judi Online Mulai Merajalela, GP Ansor Gayam Sentuh Siswa MTs NU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Wabup Imam Tekankan Disiplin dan Integritas ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bupati Wongsojudo Terbitkan SE Busana Santri pada HSN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Jurnalis Sapudi Salurkan Ratusan Air Minum untuk Madrasah Diniyah

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB