Masyarakat Padang Lawas Geruduk Polda Sumut, AIPDA Aziz : Kita Proses Secepatnya

- Editorial Team

Selasa, 14 Juni 2022 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Aksi, Isron, saat orasi di Mapolda Sumatera Utara. ©foto/R. Habibi Daualy

Koordinator Aksi, Isron, saat orasi di Mapolda Sumatera Utara. ©foto/R. Habibi Daualy

MEDAN – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Sumatera Utara (GMPET-SU) bersama masyarakat Padang Lawas geruduk Polda Sumatera Utara, Senin (13/6/2022).

Gabungan massa aksi itu mendatangi Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk menyampaikan aspirasi terkait keberadaan tambang Galian C di Desa Si Ali-ali, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Sesuai dengan tugas dan fungsinya, mahasiswa yang dikenal sebagai “agent of change” tentu mereka akan di garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi rakyat, seperti halnya tambang Galian C yang dinilai merusak lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari GMPET-SU dan Masyarakat Padang Lawas menerima aduan, serta hasil investigasi yang kami dapatkan terkait Galian C di Desa Si Ali-ali yang dikerjakan oleh PT Sibuah Raya, yang menurut kami menyalahi aturan yang berlaku,” ujar Kordinator Aksi, Isron, saat orasi.

Baca Juga :  Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor

Ia menyebutkan, tambang Galian C yang dikerjakan oleh PT Sibuah Raya di lokasi tersebut diduga kuat tidak mempunyai izin operasional, dan telah melakukan perambahan hutan yang menyebabkan kerusakan fatal pada alam.

Tidak hanya itu, ia juga menduga adanya gelagat tak sedap oknum anggota Komisi B DPRD Padang Lawas telah bermesraan dengan pihak perusahaan tersebut.

Kecurigaan terjalin main mata antara keduanya itu disebabkan atas tidak adanya solusi dalam persoalan tambang Galian C selama empat kali RDP bersma masyarakat setempat.

“Diduga kuat DPRD Padang Lawas bersekongkol dengan PT Sibuah Raya, 4 kali RDP (Rapat Dengar Pendapat) bersama masyarakat namun tidak ada penyelesaian terhadap tuntutan masyarakat, begitu juga Polres Padang Lawas terkesan tutup mata,” katanya.

Baca Juga :  Al-ansor Community Medan Gelar Berbagi Takjil dan Buka Bersama, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci

Sementara, perwakilan Polda Sumatera Utara, AIPDA Aziz, menanggapi bahwa tuntutan massa aksi akan dihaturkan segera kepada pimpinannya. Setelah itu massa pun bubar dengan tertib.

“Terimakasih kepada adik-adik mahasiswa, tuntutan ini akan saya sampaikan ke pimpinan dan kita proses secepatnya,” ucap AIPDA Aziz.

Berikut tuntutan massa aksi :

  1. Meminta Kapolda Sumatera Utara agar melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait Galian C di Desa Si ALI-ALI Kabupaten Padang Lawas yang dikerjakan oleh PT Sibuah Raya segera menangkap aktor kegiatan tersebut,
  2. Mendesak Kapolda Sumatera Utara memanggil dan memeriksa pimpinan PT Sibuah Raya yang diduga melakukan perambahan hutan secara terang-terangan,
  3. Meminta Kapolda Sumatera Utara agar memanggil dan menindak tegas DPRD Padang Lawas Komisi B yang disinyalir ikut terlibat pada kegiatan tersebut,
  4. Meminta Kapolda Sumatera Utara agar mengevaluasi kinerja Polres Padang Lawas yang diduga tutup mata terkait Galian C tersebut yang menyebabkan kerusakan pada alam,
  5. Meminta Kapolda Sumatera Utara menindak tegas PT Sibuah Raya, yang selama ini tidak memiliki nilai yang baik untuk masyarakat dan juga banyaknya dugaan melanggar hukum,
  6. Meminta Gubernur Sumatera Utara segera menindak tegas PT Sibuah Raya terkait perambahan hutan yang menyebabkan kerusakan pada alam,
  7. Mendukung penuh kinerja Kapolda Sumatra Utara dalam menangani kasus-kasus penambangan ilegal dan perambahan hutan khususnya di Padang Lawas.
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News