Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

- Editorial Team

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kab/Kota Se Bali saat dilantik di Gedung Aula Korem 163/Wirasatya, Denpasar, Minggu (19/4).

Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kab/Kota Se Bali saat dilantik di Gedung Aula Korem 163/Wirasatya, Denpasar, Minggu (19/4).

Bali, Okedaily.com— Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota se-Provinsi Bali dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Aula Korem 163/Wirasatya, Denpasar, Minggu (19/4).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakkir, dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Gubernur Bali melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, anggota DPD RI Dapil Bali Niluh Jelantik, jajaran Kodam IX/Udayana, Danlanud Ngurah Rai, serta Danlanal Denpasar.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali, Zulfikar Wijaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum membangun harapan baru bagi petani di Bali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini bukan hanya tentang pelantikan, tetapi tentang langkah bersama untuk memastikan petani tidak berjalan sendiri. Tani Merdeka harus menjadi rumah bagi petani untuk saling menguatkan dan memperjuangkan kesejahteraan,” ujarnya.

Baca Juga :  Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah

 

Ia juga menekankan pentingnya peran pengurus yang baru dilantik untuk benar-benar hadir di tengah petani. “Jabatan ini adalah pengabdian. Pengurus harus menjadi penggerak, bukan penonton, serta mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakkir, menegaskan bahwa organisasi ini diharapkan menjadi “mata dan telinga” bagi pemerintah, khususnya dalam menyerap aspirasi petani di lapangan.

Menurutnya, pengurus tidak boleh hanya berada di tingkat struktural, tetapi harus aktif turun langsung ke desa-desa. “Kalau pengurus tidak turun ke lapangan, jangan berharap persoalan petani bisa selesai,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan distribusi bantuan pertanian agar tepat sasaran. “Jangan sampai bantuan yang seharusnya besar justru diterima petani dalam jumlah yang jauh lebih kecil. Bantuan pemerintah juga tidak boleh diperjualbelikan,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Takut Hadapi Eksekutif, Komisi IV Bisa Apa?

Don Muzakkir turut menekankan pentingnya menjaga sikap rendah hati dalam organisasi. Ia mengingatkan agar atribut dan kedekatan dengan tokoh nasional tidak membuat pengurus bersikap sombong.

“Jaga persatuan dan kesatuan. Jangan karena perbedaan pilihan politik, kita jadi tidak adil dalam menjalankan program. Rangkul semua pihak, itu pesan yang harus kita pegang,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah, menyoroti sejumlah tantangan pertanian di Bali, seperti alih fungsi lahan produktif yang mencapai ratusan hingga seribu hektare, ketergantungan ekonomi pada sektor pariwisata, serta perlunya regenerasi petani.

Baca Juga :  Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Bali. “Kita harus bergandengan tangan, karena tanggung jawab memajukan pertanian adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

De Gadjah juga mengingatkan pentingnya mempertahankan pertanian berbasis kearifan lokal, seperti sistem subak dan filosofi Tri Hita Karana, sebagai kekuatan utama pertanian Bali.

Mengutip pesan Presiden RI, ia menegaskan bahwa kedaulatan pangan menjadi kunci kemerdekaan bangsa. “Tidak ada bangsa yang merdeka jika pangannya masih bergantung pada bangsa lain,” katanya.

Pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Bali ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat peran organisasi dalam mendorong kesejahteraan petani, sekaligus memastikan program-program pertanian dapat berjalan merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Bali.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin

Editor : Editor

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI
Tommy Sumertha Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Optimistis Benahi Program Makan Bergizi Gratis

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Latest News